Februari lalu tidak menampilkan kejutan signifikan dari ECB. Analisis menunjukkan bahwa inflasi di zona euro turun di bawah target 2%, sementara dinamika valuta asing menunjukkan ketahanan ekonomi meski volatilitas tetap ada. Bank sentral menegaskan sikap menahan suku bunga untuk periode ini sambil menilai fondasi ekonomi dan dinamika harga secara hati-hati.
Di kalangan analis, Nordea melalui Ole Håkon Eek-Nielsen dan Jan von Gerich menegaskan proyeksi tidak ada perubahan suku bunga tahun ini. Mereka juga menyodorkan pandangan bahwa langkah berikutnya kemungkinan adalah kenaikan suku bunga pada paruh kedua 2027. Risiko jangka pendek tetap condong ke arah pemangkasan meskipun penguatan pasar tidak besar.
Meskipun ekonomi terlihat cukup tangguh, tanda positif mulai terlihat di sektor manufaktur Jerman. Secara umum, peluang perubahan kebijakan dalam enam bulan mendatang masih lebih besar ke arah pemangkasan, meskipun probabilitas ini tidak dominan. Laporan ini menegaskan bahwa ECB tetap pada jalur hold dan belum memberikan alasan untuk merubah proyeksi.
Para ekonom menilai pernyataan ECB pada Februari tidak membawa kejutan signifikan. Penurunan inflasi ke level di bawah 2% dan respons pasar valuta asing menunjukkan bahwa pasar lebih fokus pada kekuatan fundamental ekonomi. Secara keseluruhan, pesan bank sentral adalah kehati-hatian dalam mengubah kebijakan saat ini.
Meski demikian, dispersion mengenai arah kebijakan tetap ada. Resiliensi ekonomi dan sinyal positif di sektor manufaktur Jerman membuat peluang perubahan kebijakan menjadi lebih dinamis, meskipun kejutan besar belum terlihat. Pasar tetap menimbang kemungkinan pemangkasan jangka pendek meski ekspektasi terhadap kenaikan relatif lebih rendah.
Melihat sisi strategi, laporan Nordea menempatkan fokus pada jalur kebijakan ke depan tanpa perubahan signifikan dalam tahun ini. Mereka melihat kemungkinan kenaikan pada 2027 tetap lebih tinggi daripada bias turun, meskipun risiko jangka pendek bisa menggeser arah ke pemotongan. Dalam laporan ini, Cetro Trading Insight menekankan pentingnya memantau data inflasi dan perkembangan manufaktur untuk sinyal lebih jelas.
Untuk trader, inti pesan ini adalah bahwa kebijakan ECB bersifat mendasar dan tidak menawarkan sinyal trading eksplisit saat ini. Keputusan saat ini lebih banyak mempengaruhi ekspektasi jangka menengah hingga panjang daripada pergerakan harian harga. Trader disarankan menilai data inflasi, produksi industri, dan indikator likuiditas segera sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
Instrumen utama yang sensitif terhadap kebijakan euro adalah pasangan EURUSD. Walaupun artikel ini tidak memberikan rekomendasi beli maupun jual, pergerakannya akan sangat dipengaruhi oleh perbedaan antara ekspektasi pasar dan realisasi data. Sedikit kejutan data inflasi atau dinamika ekonomi lain dapat mengubah arah pasar secara signifikan.
Dalam konteks risiko, prinsip manajemen tetap krusial dengan rasio risiko-keuntungan minimal 1:1.5 menjadi pedoman bagi transaksi di volatilitas FX. Mengingat sinyal saat ini adalah 'no', pelaku pasar disarankan menunda eksekusi hingga konfirmasi data berikutnya. Pastikan open, tp, dan sl didefinisikan secara jelas jika peluang trading muncul, dengan fokus pada perlindungan modal.