Analisis dari Cetro Trading Insight menyoroti dua sudut pandang utama mengenai langkah kebijakan Brasil. Pasar uang Amerika Latin kini memposisikan potensi pemangkasan Selic di bulan Maret pada sekitar 50 basis poin, meskipun ada kekhawatiran inflasi yang tetap tinggi. Para ekonom menekankan bahwa langkah lebih lanjut akan diukur secara bertahap sambil menimbang efek pada pertumbuhan dan harga barang.
Presiden Banco Central, Roberto Galípolo, mengindikasikan kemungkinan langkah yang lebih kecil untuk memulai siklus pemangkasan. Ia menekankan calibrasi yang hati-hati karena inflasi berada di atas target dan ekonomi tetap resilient, sehingga kebijakan tidak bisa agresif dalam jangka pendek. Nuansa kehati-hatian ini menambah ketidakpastian mengenai ukuran dan kecepatan pemotongan di masa depan.
Analisis kami juga menyoroti data CPI yang konsensusnya mendekati 4,43% per bulan terbaru, sementara imbal hasil riil Brasil tetap menarik bagi investor. Arus investasi asing Januari dilaporkan mencapai BRL 26,31 miliar, melampaui total inflows sepanjang 2025, menunjukkan minat berkelanjutan meski faktor inflasi menjadi tantangan.
Harga USD/BRL dikisarkan berada di bawah 5,20, didorong oleh imbal hasil riil yang kuat, optimisme pada komoditas, dan sentimen positif terhadap pasar saham Brasil. Kondisi tersebut mencerminkan permintaan terhadap BRL dan kepercayaan bahwa arus modal asing akan tetap mengalir masuk ke pasar lokal dalam beberapa bulan mendatang. Secara teknikal, pergerakan saat ini memberikan peluang bagi pelaku pasar untuk memanfaatkan volatilitas jangka pendek dengan disiplin risk management.
Arus investasi asing Januari mencapai BRL 26,31 miliar, melebihi total inflow pada seluruh 2025, menunjukkan minat investor asing yang signifikan untuk memperluas eksposur di Brasil. Peningkatan arus modal tersebut menambah dukungan bagi reksa dana dan saham lokal, meski tetap ada risiko perubahan kebijakan moneter yang dapat memicu volatilitas. Pelaku pasar disarankan memperhatikan data inflasi dan dinamika pertumbuhan untuk menilai arah kebijakan kedepannya.
Secara keseluruhan, narasi pasar menunjukkan potensi pergerakan yang mengarah pada pelemahan USD terhadap BRL dalam jangka pendek, asalkan imbal hasil riil terus mempertahankan daya tariknya. Namun, jalur pemangkasan Selic tetap bergantung pada percepatan penurunan inflasi dan respons ekonomi, sehingga volatilitas dapat berlanjut. Bagi trader, pendekatan yang terukur dengan target harmonis dan stop yang ketat diperlukan untuk menghindari kejutan pasar.