Analisis oleh tim Commerzbank, Charlie Lay dan Moses Lim, menunjukkan bahwa ekspor Taiwan Januari melonjak 69,9% secara tahunan, tertinggi dalam 16 tahun. Lonjakan ini dipicu efek basis yang kuat dan permintaan signifikan untuk semikonduktor canggih yang mendukung aplikasi AI. Pasar juga melihat kontribusi positif dari sektor elektronik, kimia, dan logam dasar yang mengalami perbaikan momentum.
Angka ini melampaui konsensus Bloomberg sebesar 56,7% serta capaian 43,4% pada Desember, sehingga terlihat momentum yang kuat. Para analis memperingatkan bahwa payback di Februari bisa terjadi, sehingga tren dua bulan perlu dilihat bersama. Dengan konteks ini, para investor perlu memadukan data Januari dan Februari untuk menilai keberlanjutan permintaan global terhadap elektronik.
Proyek data center terkait AI memperlihatkan pipeline yang sehat, diperkirakan akan menjaga pertumbuhan pengiriman elektronik sepanjang tahun ini. Pergerakan mata uang juga menampilkan hubungan positif antara ekspor dan aliran masuk modal, sebagaimana USD/TWD turun 0,4% ke 31,55 karena repatriasi pendapatan eksportir dan peningkatan arus ekuitas asing. Secara keseluruhan, kondisi eksternal dan domestik mendukung posisi TWD dalam fase saat ini.
USD/TWD turun 0,4% menjadi 31,55, mencerminkan dampak dari repatriasi pendapatan eksportir dan aliran masuk ekuitas asing. Pelaku pasar menilai langkah ini sebagai tanda bahwa faktor fundamental Taiwan tetap membesarkan daya tarik mata uang lokal. Meski begitu, volatilitas jangka pendek tetap ada karena faktor global dan aliran modal internasional.
Gaya pemulihan ekspor yang luas di sektor elektronik, kimia, dan logam dasar memberikan dukungan berkelanjutan bagi TWD. Pergerakan ini biasanya bersifat koheren dengan aliran modal asing yang masuk dan pelonggaran likuiditas global. Namun para analis menekankan bahwa faktor basis dan dinamika AI akan menjadi kunci dalam mengangkat harga dan permintaan di masa mendatang.
Para trader disarankan menggabungkan data Januari dan Februari untuk mendapatkan gambaran tren yang saat ini masih rapuh. Analisis lanjutan lebih fokus pada bagaimana pipeline AI dan permintaan data center mempengaruhi ekspor Taiwan di paruh pertama tahun ini. Skenario ini bisa menjadi pijakan bagi pandangan jangka menengah terhadap USD/TWD.
Dengan pipeline proyek data center AI yang kuat, permintaan untuk peranti elektronik diperkirakan tetap tinggi sepanjang tahun ini. Peta prospek tersebut memberi dukungan pada TWD dan menambah landasan bagi pasangan USD/TWD untuk bergerak sesuai arah fundamental. Investor dan trader sebaiknya memantau indeks pesanan, output manufaktur, dan dinamika impor ekspor untuk menilai momentum.
Bagi trader forex, pergerakan USD/TWD bisa menghadirkan peluang jangka pendek jika tren lanjutan terkonfirmasi. Breakout dari level 31.50-31.60 dapat menjadi sinyal masuk, dengan fokus pada kebijakan moneter global dan aliran modal asing. Namun tingkat risiko tetap ada, sehingga manajemen risiko menjadi kunci dalam mengejar potensi keuntungan.
Namun ada risiko geopolitik, volatilitas pasar modal, dan dinamika suku bunga global yang bisa menggeser arah pasangan mata uang ini. Oleh karena itu, pendekatan manajemen risiko yang disiplin menjadi bagian penting dari setiap strategi perdagangan. Dengan konteks macro dan implementasi AI di Taiwan, Cetro Trading Insight menyarankan tetap fokus pada kerangka risiko yang jelas.