Menurut analisis harian Cetro Trading Insight, emas (XAU/USD) dan perak (XAG/USD) dibuka minggu ini dengan tekanan jual yang signifikan setelah kerugian besar pada Jumat. Ketidakpastian mengenai arah kebijakan The Fed dan komentar para pejabat The Fed menjadi faktor utama yang membentuk sentimen pasar. Investor juga menantikan rilis laporan Indeks Manajer Pembelian (ISM) Manufacturing untuk Januari serta respons kebijakan para pemimpin bank sentral.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan nominasi Kevin Warsh sebagai ketua The Fed. Reaksi pasar segera terlihat melalui penguatan dolar yang lebih dari satu persen pada sesi pembukaan. Dalam konteks ini, logam mulia melemah karena ekspektasi kebijakan yang lebih hawkish menekan daya tarik aset safe-haven.
Penilaian lengkap menunjukkan bahwa Emas (XAU/USD) kehilangan hampir 9% secara harian, sedangkan Perak (XAG/USD) anjlok lebih dari 25%. Pergerakan tersebut menyoroti bagaimana faktor kebijakan moneter bisa mengubah aliran modal global. Pasar menimbang data ekonomi selanjutnya untuk melihat bagaimana arah The Fed akan berkembang.
Indeks dolar AS (DXY) menguat lebih dari 1%, menekan logam mulia dan pasangan mata uang utama. Data tersebut mengubah dinamika perdagangan di awal minggu karena kenaikan dolar biasanya mempertegas risiko pada aset berdenominasi dolar. Cetro Trading Insight menilai bahwa sentimen risk-off dapat berlanjut jika rilis data berikutnya mendukung sikap kebijakan yang lebih ketat.
XAU/USD diperdagangkan di bawah level 4.600 dolar AS, menandai pelemahan berlanjut terhadap logam kuning tersebut. Sementara itu XAG/USD turun mendekati 77, menunjukkan tekanan signifikan pada logam perak. AUD/USD juga melanjutkan penurunan setelah kehilangan lebih dari 1% pada hari Jumat dan kini diperdagangkan di sekitar 0,6950.
EUR/USD berbalik arah ke zona pelemahan akibat kekuatan dolar yang luas, berputar di sekitar 1,1850 pada pagi Eropa. USD/JPY mencapai level tertinggi mingguan di atas 155,50 namun akhirnya mendekati stagnan di sekitar 155,00. GBP/USD berupaya rebound namun bergerak sideways di bawah 1,3700 untuk memulai sesi bisnis Eropa.
Minggu ini para trader akan memantau rilis data ketenagakerjaan AS untuk memberi gambaran tentang momentum pasar tenaga kerja serta dampaknya terhadap ekspektasi kebijakan. RBA juga akan mengumumkan keputusan kebijakan pada sesi Asia, dengan pasar memperkirakan kenaikan 25 basis poin menjadi 3,85% dari 3,60%.
Dari sisi teknikal, tren XAUUSD diperkirakan masih menurun jika dolar tetap kuat dan data pekerjaan AS menambah tekanan pada ekspektasi kenaikan suku bunga. Namun peluang entry bisa muncul pada koreksi pendek yang membawa harga ke level resistance baru, sehingga manajemen risiko menjadi kunci. Cetro Trading Insight menekankan pentingnya konfirmasi dengan data ekonomi berikutnya sebelum mengambil posisi lebih lanjut.
Sebagai panduan aksi bagi para investor, fokuslah pada diversifikasi, gunakan ukuran posisi yang tepat, dan ikuti komentar The Fed secara berkala. Untuk klien kami, strategi yang disarankan mencakup pembatasan eksposur pada aset volatil seperti logam mulia ketika volatilitas meningkat. Dengan pendekatan disiplin, profil risiko dapat dijaga sambil tetap memanfaatkan peluang di pasar.