MNB Hungary Diperkirakan Potong Suku Bunga 25bp; Data Inflasi Januari Dukung Pelonggaran dan Dampaknya pada USDHUF

trading sekarang

Commerzbank melalui analis Tatha Ghose memprediksi Bank Nasional Hungaria (MNB) akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada rapat hari ini. Diperkuat oleh perubahan pandangan Gubernur Mihály Varga yang belakangan menunjukkan sikap hawkish, keputusan tersebut masih diperdebatkan di antara para analis. Konsensus pasar terbagi antara mempertahankan suku bunga dan melonggarkan kebijakan, meski arah pelonggaran mulai terlihat.

Data inflasi Januari yang lebih rendah dan tren disinflasi pada HICP di UE memberikan dasar data untuk pelonggaran kebijakan. Para analis menilai bahwa pelonggaran sejalan dengan dinamika inflasi yang membaik, tanpa berdampak negatif secara struktural terhadap mata uang Forint. Dengan inflasi yang lebih terkendali, ruang untuk langkah pelonggaran kebijakan terasa makin logis.

Para analis menjelaskan bahwa pelonggaran 25bp pada tingkat dasar hari ini adalah respons yang masuk akal terhadap perbaikan prospek inflasi. Meski arah kebijakan sudah hampir terharga di pasar, pengumuman tersebut bisa memicu volatilitas awal pada forint. Namun, menurut pendapat tersebut, dampak jangka panjang terhadap nilai tukar tidak harus merugikan karena menandakan kepercayaan inflasi telah terkendali, sehingga mendukung mata uang tersebut.

Inflasi headline Januari 2,1%y/y dan indikator inti yang menunjukkan perlambatan bulan ke bulan menunjukkan momentum yang dovish. Akankah Forint melemah? Beberapa indikator inti yang telah mendekati target terlihat mengarah pada evolusi inflasi yang lebih terkontrol. Kondisi ini mendukung pandangan bahwa pelonggaran kebijakan adalah langkah yang wajar dalam konteks pembayaran bunga riil yang tetap memadai.

Konten berita membahas bahwa konsensus pasar membentuk ekspektasi terhadap pelonggaran 25bp, sebuah langkah yang sudah diantisipasi oleh harga pasar. Poin ini menekankan bahwa pemangkasan suku bunga perlu untuk menyesuaikan kebijakan dengan perbaikan inflasi secara fundamental. Meskipun Varga sebelumnya flip-flop hawkish, analisis ini menilai bahwa langkah tersebut konsisten dengan dinamika inflasi yang lebih terkendali.

Ketika kebijakan menyesuaikan diri terhadap inflasi yang lebih rendah, pelonggaran tidak otomatis mengarah pada real interest rate yang lebih sempit. Penundaan dalam respons terhadap data menunjukkan kepercayaan pasar bahwa inflasi ada dalam kendali. Dengan demikian, sentimen terhadap forint diperkirakan tidak akan tergerus dalam jangka panjang karena pelonggaran ini mencerminkan progres inflasi yang stabil.

Pasar kemungkinan menyerap keputusan tersebut, dengan volatilitas awal yang bisa muncul karena langkah dovish. Mengingat pelonggaran 25bp sudah makin terintegrasi dalam harga, pelaku pasar mengantisipasi reaksi jangka pendek yang tidak bertahan. Dalam konteks USD/HUF atau EUR/HUF, dampak utama terasa pada dinamika imbal hasil dan aliran modal jangka pendek.

Analisis menyimpulkan bahwa arah pergerakan USDHUF pasca keputusan bersifat ambigu dalam jangka pendek. Sinyal perdagangan yang lebih kuat tidak jelas karena data inflasi dan dinamika kebijakan sekarang saling menyeimbangkan. Karena secara umum tidak ada kunci arah yang konsisten, rekomendasi tegas untuk posisi long atau short tidak bisa diberikan.

Untuk investor yang memantau USDHUF, fokuslah pada data inflasi lanjutan dan arah komunikasi MNB setelah rapat. Kunci utama adalah bagaimana bank sentral menilai momentum inflasi dan bagaimana panduan kebijakan berubah. Dengan ini, investor disarankan untuk menimbang risiko dan menunggu sinyal yang lebih jelas sebelum mengambil posisi baru.

broker terbaik indonesia