Aliran safe-haven tetap dominan di ekosistem pasar keuangan karena ketegangan geopolitik yang masih tinggi. Investor cenderung menghindari risiko dengan memilih aset yang lebih stabil. Kondisi ini memperkuat posisi emas sebagai pelindung nilai utama pada saat volatilitas meningkat.
Berita-berita mengenai perdebatan UE-AS seputar Greenland serta pidato Presiden AS di Davos menjadi sinyal tambahan bagi para pelaku pasar. Market participants menilai bahwa arah kebijakan dan dialog internasional dapat memicu perubahan aliran modal. Di tengah ketidakpastian tersebut, emas mendapat dukungan dari fokus investor terhadap keamanan finansial.
Emas bergerak di atas level psikologis utama melebihi 4.700 dolar per ounce, mencatat kenaikan sekitar 1 persen pada hari itu. Dengan menjaga momentum ini, logam kuning dapat menarik permintaan yang lebih luas di jangka pendek. Para analis menilai pola permintaan safe-haven akan tetap relevan hingga muncul kejutan dari data ekonomi utama.
Indeks dolar AS melemah, menutup kebiasaan volatilitas dan turun sekitar 0,2 persen di bawah 99,00. Pergerakan ini memberikan dukungan bagi logam mulia dan mata uang berisiko. Sementara itu, kontrak saham berjangka AS turun antara 1,2% dan 1,6% di sesi Eropa, mengindikasikan penyesuaian risiko di pasar aset berisiko.
EUR/USD berupaya melanjutkan rebound menuju 1,1700, sedangkan USD/JPY bertahan di sekitar 158,50 setelah kenaikan kemarin. GBP/USD tidak menunjukkan reaksi signifikan terhadap laporan ketenagakerjaan Inggris, tetap dekat 1,3450. Pasar juga mengecek pergerakan USD/CAD yang turun mendekati 1,3850 setelah kenaikan inflasi Kanada menjadi 2,4%.
Bank of Japan dijadwalkan mengadakan pertemuan kebijakan moneter awal tahun ini, sehingga fokus pasar akan tertuju pada arahan kebijakan terbaru. Investasi juga memantau dampak kebijakan BOJ terhadap likuiditas dan arus modal global. Dalam konteks ini, pergerakan dolar dan mata uang utama akan cenderung mengikuti sinyal kebijakan Jepang.
Karakter emas sebagai safe-haven membuatnya sensitif terhadap perubahan risiko global. Ketika investor menghindari risiko, volatilitas menanjak dan permintaan emas meningkat sebagai pelindung nilai.
Strategi entry yang diusulkan adalah membeli pada level sekitar 4.705 dolar per ounce (open). Level stop loss ditetapkan di 4.610 dan target profit di 4.880, untuk menjaga rasio risiko-imbalan minimal 1:1.5. Perlu diingat bahwa jika dolar AS menguat secara tajam, pergerakan emas bisa terkoreksi meskipun sentimen risiko tetap tinggi.
Selain itu, disiplin manajemen risiko dan pemantauan terhadap data tenaga kerja AS seperti ADP akan membantu menginterpretasi volatilitas pasar. Korelasi negatif antara dolar dan emas berarti pergerakan dolar yang kuat dapat membatasi upside emas meski sentimen risiko tetap berjalan.