Emas Tertekan Dolar Menguat Setelah Warsh Dipilih Jadi Ketua The Fed

Emas Tertekan Dolar Menguat Setelah Warsh Dipilih Jadi Ketua The Fed

Signal XAU/USDSELL
Open4681
TP4550
SL4760
trading sekarang

Laporan ini disajikan oleh Cetro Trading Insight. Emas turun lebih dari 4% di tengah spekulasi pemotongan suku bunga yang terguncang setelah Presiden AS Donald Trump menunjuk Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya. Pasar menilai bahwa risiko kebijakan moneter yang lebih ketat bisa meningkat, sehingga dolar AS menguat dan imbal hasil obligasi naik. Meski demikian, bullion tetap berada di atas level support penting karena tren kenaikan jangka panjang masih terlihat utuh.

Data ekonomi AS menunjukkan prospek yang lebih optimis, dengan aktivitas manufaktur yang melambangkan kebangkitan. PMI Manufaktur ISM berada di atas ekspektasi dan mengindikasikan ekspansi, yang pada gilirannya mengangkat imbal hasil dan indeks dolar. Pergerakan ini menambah tekanan pada emas, meskipun beberapa faktor teknikal masih memberikan fondasi bagi pembeli jangka panjang.

Secara teknikal, emas turun di bawah level $4.700 meskipun telah turun lebih dari 14% sejak Jumat, karena long-term bullish tetap relevan. Harga XAU/USD saat ini sekitar $4.681, dengan swing high sebelumnya di sekitar $4.792 yang beralih menjadi resistance. Jika harga berhasil bertahan di atas $4.381, tren kenaikan dapat tetap terjaga; sebaliknya, tembusan di bawah $4.600 menambah fokus pada level support menuju $4.550-$4.500.

Indeks PMI Manufaktur ISM untuk Januari melesat menjadi 52,6, menembus wilayah pertumbuhan setelah sebelumnya berada di bawah 50. Kenaikan ini memicu tekanan pada lebih dari sekadar sektor manufaktur, mendorong imbal hasil 10-tahun AS ke sekitar 4,263% dan menguatkan DXY sekitar 0,74%. Pasar menilai bahwa data kuat menambah peluang kebijakan moneter yang lebih ketat di masa depan.

PMI Manufaktur S&P Global juga menunjukkan pembacaan ekspansi yang sehat, berada di 52,4—tertinggi sejak Mei 2022—yang menggarisbawahi momentum produksi. Sementara itu, data harga produsen menunjukkan tekanan inflasi, dengan kenaikan sekitar 3% secara YoY (inti 3,3%), yang menambah argumen untuk menjaga kebijakan tetap ketat hingga data inflasi utama menunjukkan penurunan.

Outlook teknis emas tetap menunjukkan bias bearish jangka pendek, meskipun tren jangka panjang tetap naik. Penutupan di bawah $4.700 memperkuat tekanan, sedangkan dukungan kunci berada di sekitar $4.381-$4.402 dan $4.550 sebagai target jika turun lebih lanjut. Penembusan atas $4.700 bisa membuka potensi untuk uji $4.773 dan $4.800.

Analisa teknikal menyarankan posisi jual pada level saat ini dengan harga sekitar $4.681. Stop loss di sekitar $4.760-$4.770 untuk membatasi kerugian, sementara take profit pertama bisa ditempatkan di sekitar $4.550 atau lebih rendah. Rasio risiko-imbalan diharapkan minimal 1:1,5 untuk mengimbangi volatilitas pasar.

Rencana ini menekankan disiplin manajemen risiko dan pemantauan kalender ekonomi mingguan yang menampilkan pidato pejabat The Fed, data nonfarm payrolls, PMI jasa, dan Indeks Sentimen Konsumen. Jika data lebih kuat dari perkiraan, pasar bisa terdorong ke arah bullish; jika tidak, skenario penurunan dapat berlanjut.

Intinya, jika emas berhasil bertahan di atas $4.381 dan akhirnya menembus di atas $4.700, peluang pembalikan jangka pendek muncul. Namun, jika harga menembus bawah $4.600, target turun bergerak ke $4.550 dan $4.500. Perlu diingat bahwa dinamika kebijakan moneter akan terus membentuk arah utama pasar emas.

LevelKeterangan
$4.700Resistence dekat; jika ditembus bisa membawa ke $4.773/$4.800
$4.381Support penting; menjaga tren naik jangka panjang
$4.550Target penurunan pertama
broker terbaik indonesia