PMI jasa Zona Euro berada di 52.4 pada Desember, turun dari 53.1 bulan sebelumnya. Angka ini menunjukkan perlambatan momentum aktivitas layanan di zona euro meskipun tetap berada dalam wilayah ekspansi. Data ini menambah tekanan pada euro karena laju pertumbuhan sektor jasa melambat meskipun inflasi cenderung turun.
Inflasi Jerman turun di bawah target 2 persen YoY, menambah argumen bahwa pelonggaran kebijakan ECB bukan prioritas utama untuk menahan tekanan harga. Pasar menilai bahwa ECB kemungkinan telah selesai menimbang langkah pelonggaran, kecuali ada perubahan signifikan pada pertumbuhan. Kondisi ini menjaga tekanan pada EURUSD meski sentimen global cukup beragam.
Para trader menantikan rilis inflasi UE serta data AS seperti ADP, PMI Jasa ISM, serta laporan JOLTS. EURUSD diperdagangkan di sekitar 1.1690 setelah menyentuh 1.1742, menandakan volatilitas yang cukup tinggi. Risiko geopolitik tampaknya berkurang bila dibandingkan dengan data AS; namun faktor fundamental tetap menjadi penentu arah jangka pendek.
Para pejabat Fed memberikan sinyal kebijakan yang cenderung netral hingga dovish, mengisyaratkan kemungkinan pelonggaran jika data ekonomi melemah lebih lanjut. Gubernur Richmond Thomas Barkin menekankan bahwa penyesuaian suku bunga perlu dipertimbangkan dengan cermat dan berada pada rentang netral. Ini menambah dinamika bahwa dolar bisa melemah jika data ekonomi AS melunak.
Di sisi lain, pejabat Fed Stephen Miran menyampaikan nada dovish dan memperkirakan pemotongan lebih lanjut jika pelonggaran diperlukan. Ia bahkan menyatakan potensi pemotongan hingga 100 basis poin pada 2026 jika data memungkinkan. Ekonomi AS menunjukkan ketahanan namun sinyal semacam itu menambah risiko kebijakan yang lebih longgar di masa mendatang.
Di Eropa inflasi Jerman yang turun mendekati 2 persen memperkuat gambaran bahwa ECB telah selesai menambah pelonggaran, meski pertumbuhan ekonomi masih menjadi risiko. Pasar menantikan rilis HICP UE bulan Desember serta angka inflasi Italia dan penjualan ritel di Jerman sebagai panduan arah kebijakan. Secara umum dinamika kebijakan akan mempengaruhi EURUSD dalam beberapa sesi ke depan.
Secara teknis EURUSD tertekan lebih dari 0,28 persen pada hari ini dan turun mendekati 1.1690 setelah menyentuh puncak 1.1742. Pergerakan di bawah level 1.1700 mengubah kondisi teknis menjadi lebih bearish dalam kerangka jangka pendek. Titik dukungan terdekat adalah SMA 100 hari sekitar 1.1663, kemudian 1.1639 dan 1.1553 sebagai level jangka panjang.
Kondisi bearish masih dominan karena tidak ada penutupan harian di atas 1.1700. Break di atas 1.1729 menuju 1.1750 akan membuka peluang pembalikan menuju 1.1800. Namun saat ini tekanan turun menuntun harga ke level teknis yang lebih rendah.
Rencana perdagangan yang diusulkan adalah menjual EURUSD di sekitar 1.1690 dengan stop loss di 1.1710 dan take profit di 1.1639. Rasio risiko terhadap imbalan sekitar 2.55 mendukung keputusan ini. Manajemen risiko perlu memperhitungkan volatilitas pasar dan penyesuaian posisi jika harga bergerak melawan arah secara signifikan.