GBPUSD Rebound Dipicu Inflasi UK 3.0% dan Prospek BoE: Analisa Teknis untuk Target 1.3870

GBPUSD Rebound Dipicu Inflasi UK 3.0% dan Prospek BoE: Analisa Teknis untuk Target 1.3870

Signal GBP/USDBUY
Open1.360
TP1.387
SL1.352
trading sekarang

Data inflasi di Inggris untuk Januari menunjukkan laju kenaikan harga turun menjadi 3.0% dari 3.4% bulan sebelumnya, memperluas ekspektasi pasar terhadap pemotongan suku bunga Bank of England (BoE). Gubernur BoE, Andrew Bailey, menyebut potensi pemotongan sebagai pertanyaan terbuka, mencerminkan kebijakan yang tetap fleksibel sambil memantau perkembangan inflasi jasa dan pasar tenaga kerja.

Secara khusus, fokus investor tertuju pada bagaimana inflasi jasa, yang masih berada di sekitar 4.4%, akan mempengaruhi jalur kebijakan. Data tenaga kerja menunjukkan peningkatan pengangguran ke level tertinggi lima tahun, mendukung narasi pelonggaran kebijakan jika tekanan inflasi inti melunak lebih lanjut.

Dalam pergerakannya, GBP/USD berhasil menembus kelembutan awal dan naik mendekati 1.3600. Pergerakan ini juga menembus area moving averages utama, menandakan minat beli yang lebih kuat di sisi sterling pada jelang keputusan BoE. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami dinamika pasar secara dekat.

Di sisi dolar AS, indeks dolar mengalami pelemahan di bawah level 97.80 setelah pidato State of the Union (SOTU) menunjukkan nada kebijakan tarif yang lebih tegang, sehingga memberi angin bagi pasangan mata uang utama. Kondisi ini menambah tekanan bagi greenback dan mendukung dinamika GBP/USD secara relatif lebih kuat.

Untuk kebijakan moneter AS, pasar mengisyaratkan penahanan suku bunga di kisaran 3.50%–3.75% sementara beberapa pejabat Fed membahas kemungkinan kenaikan jika inflasi tetap berada di atas target. Ketidakpastian geopolitik, termasuk negosiasi nuklir AS-Iran yang dijadwalkan, turut meningkatkan kehati-hatian di pasar valuta asing.

Secara keseluruhan, keadaan makro global saat ini memberi konteks bagi pergerakan GBP/USD yang cenderung dipuncaki oleh kombinasi perkembangan inflasi, kebijakan moneter, dan risiko geopolitik yang relevan, sebagaimana dilaporkan oleh Cetro Trading Insight.

Secara teknikal, pergerakan GBP/USD menunjukkan rebound dari area 50-day moving average sekitar 1.3525, dengan Stochastic yang berpotongan bullish dari wilayah oversold. Ini mengisyaratkan potensi momentum kenaikan yang berlanjut meski koreksi singkat sempat terjadi setelah puncak di 1.3870.

Rata-rata pergerakan jangka panjang, termasuk 200-day EMA sekitar 1.3380, masih berada di bawah harga, sehingga tren naik sejak akhir 2025 tetap terjaga. Indikator teknikal mendukung peluang lanjut jika harga mampu mempertahankan level support dan melanjutkan breakout ke atas 1.3600.

Untuk konfirmasi lebih lanjut, penutupan harian di atas 1.3600 akan menjadi sinyal pembeli kembali. Jika level tersebut gagal dipertahankan, fokus arus follow-through dapat beralih ke 1.3430 dan akhirnya menuju 200-day EMA, dengan target jangka panjang tetap mengarah ke puncak tahunan hingga 1.3870.

broker terbaik indonesia