GBPUSD Stabil di Sekitar 1.3645 Menjelang Data UK dan CPI; Dolar Dipantau Lewat Pidato Bowman

GBPUSD Stabil di Sekitar 1.3645 Menjelang Data UK dan CPI; Dolar Dipantau Lewat Pidato Bowman

trading sekarang

GBP/USD berada di sekitar 1.3645 dalam sesi Eropa, menimbang data tenaga kerja UK yang akan dirilis. Kondisi libur di AS menambah volatilitas yang terbatas namun tetap memicu perhatian terhadap arah pair ini. Investor menilai bagaimana pola pergerakan terhadap data makro akan mempengaruhi letak GBP di 1.3645.

Para ekonom memperkirakan ILO Unemployment Rate tetap di 5.1%, level tertinggi sejak Januari 2024. Laju upah rata-rata excl. bonus diprakirakan naik 4.2% secara tahunan, lebih rendah dari pembacaan sebelumnya 4.5%. Penurunan laju upah dan permintaan tenaga kerja yang melemah bisa meningkatkan ekspektasi pemotongan suku bunga Bank of England dalam waktu dekat.

Untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai tekanan inflasi, fokus investor beralih ke data CPI Inggris untuk Januari yang akan dirilis pada hari Rabu. Konsensus melihat inflasi utama turun menjadi sekitar 3% YoY dari 3.4% pada Desember. Sinyal pelonggaran tersebut jika terkonfirmasi berpotensi menambah tekanan bagi GBP di sesi berikutnya.

Index Dolar (DXY) diperdagangkan mendekati 97.0 pada awal pekan perdagangan, terhitung libur panjang di AS. Pergerakan dolar yang relatif stabil mencerminkan ketidakpastian mengenai arah kebijakan suku bunga pasca rilis data Amerika. Investor menantikan pidato Gubernur Federal Reserve Michelle Bowman sebagai petunjuk baru terkait prospek kebijakan moneter.

Pidato Bowman dijadwalkan dalam jam perdagangan North American, berpotensi memberikan pedoman baru tentang jalur suku bunga AS. Pasar menimbang apakah komentarnya menegaskan ekspektasi penurunan suku bunga atau menahan jalannya kebijakan. Sementara itu, dolar cenderung berada pada level yang agak tinggi karena libur panjang di AS menjaga likuiditas tetap tipis.

Dengan konteks ini, dinamika antara dolar dan pasangan berisiko seperti GBPUSD tetap relevan bagi pergerakan jangka pendek. Investor akan menimbang data UK versus tekanan inflasi AS dalam merumuskan arah ke depan pasangan mata uang ini. Karena faktor-faktor ini masih saling mempengaruhi, sinyal jelas untuk perdagangan GBPUSD belum dapat disimpulkan.

Rangkuman dampak dari data UK dan dinamika dolar menunjukkan bahwa arah GBPUSD masih dibatasi oleh ketidakpastian inflasi dan kebijakan moneter kedua negara. Data tenaga kerja yang tenang dan inflasi yang melunak bisa memberikan ruang bagi BoE untuk mempertahankan jalur kebijakan yang lebih lunak lebih lama. Namun, respons investor tetap tergantung pada bagaimana CPI Januari mengejutkan pasar.

Secara umum, level 1.3645 menjadi acuan utama jangka pendek bagi GBPUSD. Pergerakan di atas 1.37 atau di bawah 1.34 bisa memperlihatkan arah jelas jika ada konfirmasi data berikutnya. Kondisi teknikal saat ini tidak memberi sinyal pasti, sehingga trader disarankan menunggu konfirmasi data lebih lanjut.

Karena ketidakpastian masih tinggi, disarankan untuk menahan posisi berisiko pada GBPUSD dan melakukan pemantauan ketat terhadap rilis data utama. Pasar akan terus menilai data UK dan komentar BoE untuk menemukan arah yang lebih jelas dalam beberapa sesi mendatang. Karena data ini belum memberikan sinyal perdagangan yang jelas, strategi terbaik adalah menjaga eksposur yang terkendali dan menghindari overtrade.

broker terbaik indonesia