AUD telah menunjukkan kinerja terbaik di antara mata uang G10 pada awal 2026. Analisis dari HSBC menyoroti peran RBA yang mengangkat suku bunga pada Februari sebagai faktor penggerak utama, disertai dolar AS yang sedang melemah. Kondisi pasar komoditas dan ekuitas yang kuat turut mendukung momentum penguatan mata uang Australia.
Performa AUD juga mendapat dorongan dari arus masuk modal domestik yang signifikan. Laju arus portofolio dan investasi langsung asing cukup untuk menutupi defisit akun berjalan Australia, sehingga ketahanan eksternal tetap terjaga. Kebijakan moneter dan faktor struktur domestik memperkuat posisi AUD terhadap tekanan global.
Melihat ke depan, ekspektasi akan adanya kenaikan suku bunga lebih lanjut di Australia, didukung oleh fondasi makro yang sehat, diperkirakan akan menjaga AUD tetap kuat meskipun angin luar bisa mereda. Analisis ini menegaskan bahwa faktor fundamental Australia tetap menjadi penopang utama, melebihi dinamika jangka pendek di pasar global. Cetro Trading Insight akan memantau perkembangan kebijakan dan data ekonomi untuk pembaruan selanjutnya.
Domestik menjadi pilar utama kinerja AUD, dengan arus masuk dari portofolio investasi dan investasi langsung asing yang melebihi kebutuhan untuk menutupi defisit akun berjalan. Kondisi ini menambah ketahanan AUD terhadap perubahan sentimen global dan memberikan poros stabil bagi pergerakan pasangan AUDUSD. Secara kumulatif, dinamika arus modal dalam negeri memperkuat posisi AUD di pasar internasional.
Dinamika struktural Australia, termasuk hasil komoditas yang kuat dan siklus investasi, turut memperkuat prospek AUD. Harga komoditas yang lebih tinggi mendukung pendapatan ekspor dan cadangan devisa, sementara investasi infrastruktur membantu pertumbuhan jangka menengah. Komponen ini menciptakan fondasi yang lebih tahan terhadap volatilitas jangka pendek di pasar mata uang.
Terlebih lagi, arus masuk investasi asing yang stabil meningkatkan kapasitas Australia untuk menjaga posisinya meskipun tailwinds eksternal ber-fluktuasi. Faktor-faktor tersebut menggarisbawahi bahwa AUD memiliki landasan fundamental yang lebih luas daripada pergerakan teknikal semata. Analisa ini menempatkan AUD pada posisi yang menarik bagi investor jangka menengah.
Bagi trader, analisis ini cenderung menunjukkan bias positif terhadap AUD terhadap USD jika momentum pasar tetap mendukung. Namun, volatilitas pasar global dan perubahan kebijakan bank sentral lain perlu dikelola melalui manajemen risiko yang tepat. Panduan ini menekankan kehati-hatian dalam mengambil posisi serta penempatan ekspektasi yang realistis terhadap pergerakan kurs.
Strategi yang relevan adalah memantau rilis data pekerjaan, inflasi, dan pernyataan kebijakan RBA untuk mengonfirmasi apakah tekanan kenaikan suku bunga berlanjut. Pemantauan tersebut membantu trader menilai apakah AUD bisa melanjutkan tren penguatan atau menghadapi konsolidasi. Pelaksanaan posisi sebaiknya tetap dinamis dengan batasan risiko yang jelas.
Karena tidak ada sinyal teknikal spesifik dalam konteks saat ini, pelaku pasar disarankan menjaga fleksibilitas posisi dan fokus pada manajemen risiko. Laporan ini menekankan bahwa sinyal trading yang tegas belum dapat disimpulkan, sehingga keputusan entry sebaiknya didasarkan pada kombinasi data ekonomi dan respons kebijakan. Artikel ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca setia kami.