GBP/JPY telah melanjutkan kenaikan dari level terendah dua bulan sekitar 207.50 menuju area 209.60, menandai pemulihan yang cukup solid. Pergerakan harga menunjukkan momentum bullish, meskipun ada dinamika antara pembeli dan penjual. Pelemahan Yen menjadi faktor pendukung yang perlu diperhatikan.
Data ekonomi Jepang belakangan menunjukkan perlambatan ekonominya. Pertumbuhan GDP kuartal terakhir 2025 hanya sebesar 0.1%, jauh melampaui ekspektasi 0.4%. Secara tahunan, angkanya 0.2% meleset dari proyeksi 1.6%. Kondisi ini mempengaruhi sentimen terhadap Yen dan memberikan ruang bagi GBP/JPY untuk mencoba melanjutkan kenaikan jika harga berhasil menembus resistance terdekat.
Di konteks kalender ekonomi UK, rilis data pekerjaan yang dijadwalkan akan menggerakkan sentimen pasar. Investor cenderung berhati-hati menanti data tenaga kerja Inggris sebagai faktor penentu arah jangka pendek sebelum mengambil posisi besar pada GBP/JPY. Penulisan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca pasar finansial guna memahami dinamika tanpa rekomendasi spesifik.
Secara teknikal, analis melihat potensi pembentukan pola Head & Shoulders yang bullish pada GBP/JPY. Formasi ini bisa menjadi sinyal pembalikan jika konfirmasi breakout terjadi dan neckline teruji dengan baik.
MACD berada di atas garis sinyal dan mendekati nol, histogram positif melebar, menandakan momentum pembelian yang sedang membaik. RSI berada di sekitar level 50, mengindikasikan permintaan yang stabil. Menurut tim Cetro Trading Insight, kombinasi indikator ini meningkatkan peluang breakout jika harga menembus resistance.
Target terkait pola ini mencuat di sekitar 211.65 sebagai target teknis terukur, dengan 209.60 berfungsi sebagai area break dan resisten utama bagi bulls. Namun, konfirmasi breakout/penembusan neckline diperlukan untuk mengonfirmasi arah lebih lanjut.
Level kunci untuk dipantau meliputi resistance di 209.60, target potensial di sekitar 210.54 dan 211.65, serta dukungan di 208.00. Jika harga mampu menembus zona resistance tersebut secara jelas, peluang untuk melanjutkan tren naik menjadi lebih tinggi.
Dinamika data Jepang dan agenda data UK akan menjadi pendorong jangka pendek bagi GBP/JPY. Tanpa konfirmasi dari kedua sisi, langkah besar tetap berhati-hati dan fokus pada level teknis yang relevan.
Pengelolaan risiko tetap krusial: penurunan di bawah 207.57 bisa membatalkan skenario bullish, sedangkan penembusan di atas 210.54 memberikan peluang momentum lebih lanjut. Trader disarankan untuk menilai likuiditas dan volatilitas sebelum mengambil posisi apa pun.