Gold rebound terbatas di tengah CPI AS lemah dan harapan kebijakan Fed longgar

Gold rebound terbatas di tengah CPI AS lemah dan harapan kebijakan Fed longgar

trading sekarang

OCBC melalui analis Sim Moh Siong dan Christopher Wong menyoroti reli harga emas didorong CPI AS yang lebih lemah dan ekspektasi kebijakan Fed yang longgar. Meski demikian, pergerakannya terjaga dalam rentang wajar seiring volatilitas tetap ada.

CPI yang lebih lemah dari perkiraan memperkuat narasi bahwa pemotongan suku bunga bisa tertunda, mendukung pandangan bahwa kebijakan akomodatif Fed mungkin bertahan lebih lama. Kondisi ini membangun kerangka bagi logam mulia untuk bertahan di lingkungan yang kurang turbulen bagi pasangan mata uang utama dan imbal hasil riil.

Secara keseluruhan, laporan menunjukkan fokus pada basis fundamental daripada lonjakan harga yang terlalu agresif. Dalam konteks ini, harga emas berada dalam fase konsolidasi, bukan akselerasi parabola, dan perubahan arah besar tergantung pada kejutan data selanjutnya. Pemantau pasar seperti media kita Cetro Trading Insight akan terus mengawasi dinamika kebijakan dan CPI untuk interpretasi lebih lanjut.

Secara teknis, pergerakan emas tampak berada dalam wilayah konsolidasi dengan volatilitas dua arah yang dipicu oleh pergerakan dolar AS dan imbal hasil riil. Kondisi ini membuat rentang perdagangan menjadi lebih menonjol daripada tren turun atau naik bersifat tegas.

Potensi resistance utama berada pada kisaran 5090 hingga 5120, sementara dukungan utama ditempel pada 4960 dan 4720. Marker teknis ini sering dijadikan acuan untuk menilai momentum, dan penembusan di atas atau di bawahnya bisa mengubah arah pendek.

Para analis menyarankan bahwa perubahan arah harga akan lebih kredibel jika didukung oleh konfirmasi teknis di atas 5090/5120 atau di bawah 4720, sehingga volatilitas bisa berkurang jika pasar memilih arah yang jelas. Analisis ini menekankan pentingnya data dan pernyataan kebijakan berikutnya untuk memperjelas tren.

Bagi trader, sikap yang direkomendasikan saat ini adalah menahan posisi besar sambil menunggu konfirmasi breakout yang jelas. Kunci keputusan berada pada bagaimana harga mampu menembus level 5090/5120 atau 4720.

Dengan peluang risiko/imbalan yang terkait, rasio minimal yang diharapkan bisa sekitar 1:1.5 jika breakout ke arah atas terjadi, atau sebaliknya untuk potensi pelemahan. Skenario ini memberikan dasar untuk manajemen risiko yang lebih ketat dan ukuran posisi yang tepat.

Artikel ini disampaikan oleh Cetro Trading Insight, yang akan memantau perkembangan CPI, data tenaga kerja, dan pernyataan kebijakan guna menyediakan pembaruan analitis. Tetap pantau rilis data berikutnya untuk arah jangka pendek emas.

broker terbaik indonesia