Ignasius Jonan Jadi Presiden Komisaris SOHO: Transformasi Bisnis dan Rencana Ekspansi

Ignasius Jonan Jadi Presiden Komisaris SOHO: Transformasi Bisnis dan Rencana Ekspansi

trading sekarang

SOHO Global Health Tbk mengguncang lanskap industri farmasi publik Indonesia dengan langkah signifikan, menunjuk Ignasius Jonan sebagai Presiden Komisaris dan Komisaris Independen perseroan. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 23 Februari 2026. Sebagai berita ekonomi yang dipantau oleh Cetro Trading Insight, langkah ini dipandang sebagai penanda arah transformasi strategis perusahaan.

Dalam rapat yang dihadiri pemegang saham yang mewakili 81,41 persen dari total saham SOHO, para pemegang saham memberikan persetujuan hampir bulat, dengan 99,99 persen menyetujui pengangkatan Jonan. Penunjukan ini menempatkan Jonan pada posisi tertinggi di jajaran dewan, sekaligus menegaskan rencana perusahaan untuk melakukan perubahan tata kelola demi mendukung ekspansi usaha.

Jonan diangkat sebagai Presiden Komisaris sekaligus Komisaris Independen, dengan masa jabatan lima tahun hingga 23 Februari 2031, dan hak RUPS untuk memberhentikannya sewaktu-waktu sesuai ketentuan berlaku. Langkah ini sejalan dengan strategi SOHO untuk memperkuat tata kelola dan memperluas kapasitas operasional melalui afiliasi dan anak usaha.

Penunjukan Jonan dinarasikan sebagai bagian dari rencana transformasi perusahaan. SOHO melalui anak usaha PT Parit Padang Global akan menambah kegiatan usaha di bidang aktivitas e-commerce dan portal web, menandai diversifikasi pendapatan yang lebih luas di era digital. Transformasi ini didorong oleh fokus pada peningkatan efisiensi layanan dan kemampuan inovasi perusahaan, yang dipandang relevan bagi investor melalui laporan keuangan masa depan.

Selain itu, PT Soho Industri Farmasi akan merespon permintaan pasar dengan menambah lini usaha di bidang industri bahan baku obat tradisional, serta menyediakan fasilitas pergudangan dan penyimpanan. Langkah ini bertujuan memperkuat rantai pasokan, menurunkan biaya logistik, dan meningkatkan kemampuan produksi bahan baku untuk kebutuhan produk farmasi grup, sambil menjaga kepatuhan regulasi.

Penjabaran transformasi juga tergambar dalam susunan Dewan Komisaris SOHO pasca RUPSLB. Ignasius Jonan memegang posisi Presiden Komisaris dan Komisaris Independen, didampingi Komisaris Independen Harry Salam, Komisaris Eng Liang Tan, dan Komisaris Andy Nugroho Purwohardono. Kepemimpinan baru ini diharapkan mendorong kinerja perusahaan serta percepatan implementasi rencana usaha baru melalui anak perusahaan.

Ignasius Jonan dikenal luas karena kiprahnya sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada periode 2009—2014. Di bawah kepemimpinannya, KAI mengalami transformasi besar dalam pelayanan dan sumber daya manusia, yang menjadi rujukan bagi upaya peningkatan kualitas operasional perusahaan publik lainnya. Reputasinya yang terakumulasi dari sektor pelat kereta api memberi gambaran tentang gaya kepemimpinan yang fokus pada efisiensi dan perbaikan proses.

Selain perannya di KAI, Jonan pernah menjabat sebagai Menteri Perhubungan (2014–2016) dan Menteri ESDM (2016–2019), sehingga membawa pengalaman kebijakan publik yang luas ke meja dewan. Setelah tidak menjabat sebagai pejabat pemerintahan, ia dipercaya menjadi penasihat bagi beberapa perusahaan publik, termasuk Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan United Tractors Tbk (UNTR), yang meningkatkan profilnya di kalangan investor.

Dalam konteks SOHO, RUPSLB 23 Februari 2026 menghasilkan susunan Dewan Komisaris yang menampilkan Jonan sebagai Presiden Komisaris bersama jajaran Komisaris Independen dan Komisaris. Hasil ini diklaim membawa arah tata kelola yang lebih kuat, dengan fokus pada transformasi operasional dan ekspansi usaha melalui jaringan afiliasi, sambil menjaga hak pemegang saham untuk mengatur masa jabatan dan pemberhentian sesuai kebijakan perusahaan.

broker terbaik indonesia