IHSG menutup sesi perdagangan kemarin di zona hijau, mengakhiri perdagangan pada 8.131 poin setelah menguat 1,24 persen. Peningkatan volume pembelian menandai validnya minat beli, dan IHSG berhasil menutup di atas celah 8.025-8.102. Kondisi ini menjadi fondasi kuat untuk potensi kelanjutan tren bullish pada jangka pendek.
Analisa yang dirilis oleh Cetro Trading Insight memaparkan bahwa IHSG berpotensi melanjutkan penguatan untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x], dengan target sekitar rentang 8.264-8.440. Gambaran ini menimbang momentum pembelian yang masih terjaga serta pembahasan teknikal terkait pola gelombang yang sedang berlangsung.
Namun, jika IHSG masuk ke label merah, skenario koreksi bisa membawa IHSG ke area 7.922-8.006 untuk membentuk wave (b) dalam pola triangle. Oleh karena itu, level support terdekat di 7.712 dan 7.547 perlu diwaspadai sebagai bantalan agar tren tetap terjaga meski terjadi pergerakan teknikal yang fluktuatif.
Di antara rekomendasi yang dibagikan oleh MNC Sekuritas, ada empat saham yang dianggap layak diperhatikan investor. AMMN mendapat rekomendasi Buy on Weakness pada kisaran Rp7.275-Rp7.500, dengan harga penutupan kemarin berada di Rp7.650 dan didorong oleh volume pembelian yang kuat. Analisa ini menunjukkan bahwa AMMN berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C, menunjukan potensi kenaikan lanjutan di masa mendatang.
BBYB, RAJA, dan RMKE juga masuk dalam daftar rekomendasi dengan sinyal yang berbeda namun searah, yaitu Buy on Weakness untuk RB dan Spec Buy pada kasus tertentu. BBYB berada di area Rp364-Rp372 dengan target hingga Rp384 dan Rp436, sedangkan RAJA berada di kisaran Rp3.580-Rp3.830 dengan target Rp4.470 dan Rp5.200. RMKE diposisikan untuk naik dari Rp3.980-Rp4.130 dengan target Rp4.560 dan Rp5.075. Semua rekomendasi ini didasarkan pada momentum pembelian yang kembali menguat pada masing-masing saham.
Untuk investor yang ingin mengikuti arah IHSG hari ini, sinyal yang diberikan adalah Buy dengan open di sekitar 8.131, target di 8.440, dan stop-loss di 8.000. Rasio risiko-imbalan yang diharapkan memenuhi kriteria minimal 1:1,5, karena potensi upside (8.440 - 8.131 = 309) lebih besar dari risiko (8.131 - 8.000 = 131). Skenario ini menguncikan peluang bagi pergerakan naik yang lebih luas sepanjang sesi perdagangan.
Dalam kerangka kerja Cetro Trading Insight, analisa ini menggabungkan pola gelombang teknikal dengan level support-resistance kunci. Investor perlu memperhatikan dinamika pasar global dan berita domestik yang dapat memicu perubahan arah, sebab pergerakan IHSG dan saham-saham unggulan sangat sensitif terhadap sentimen risiko pasar.
Selain itu, rekomendasi jajaran saham MNC Sekuritas memberikan alternatif posisi yang bisa diambil dengan manajemen risiko yang jelas. Penempatan stop loss yang tepat dan target keuntungan yang realistis menjadi bagian dari strategi untuk menjaga eksposur portofolio tetap terkendali sambil memanfaatkan peluang pasar yang sedang berkembang.
| Saham | Rencana | Area | Target | Stoploss |
|---|---|---|---|---|
| AMMN | Buy on Weakness | Rp7.275-Rp7.500 | Rp7.875; Rp8.225 | Below Rp7.175 |
| BBYB | Spec Buy | Rp364-Rp372 | Rp384; Rp436 | Below Rp356 |
| RAJA | Buy on Weakness | Rp3.580-Rp3.830 | Rp4.470; Rp5.200 | Below Rp3.470 |
| RMKE | Buy on Weakness | Rp3.980-Rp4.130 | Rp4.560; Rp5.075 | Below Rp3.720 |