IHSG Dibuka Menguat Tipis dengan DIVA, AIMS, dan MEGA Melaju; Analis Cetro Trading Insight Menilai Peluang Saham Indonesia

IHSG Dibuka Menguat Tipis dengan DIVA, AIMS, dan MEGA Melaju; Analis Cetro Trading Insight Menilai Peluang Saham Indonesia

trading sekarang

IHSG dibuka menguat ke level 8428 poin pada perdagangan pagi hari Selasa tanggal 24 Februari 2026. Langkah awal tersebut memberi sinyal optimisme yang relevan bagi investor yang mengikuti pergerakan indeks utama bursa nasional. Cetro Trading Insight menilai momentum pembukaan ini cukup responsif terhadap dinamika sektor-sektor utama, meskipun arah sesudahnya perlu diamati lebih lanjut di sesi berikutnya.

Seiring berjalannya pagi, IHSG sempat berada pada kisaran 8403 hingga 8437 poin saat aktivitas perdagangan berlangsung. Pergerakan intraday menunjukkan fluktuasi tipis, menandakan adanya dinamika permintaan dan penawaran dari pelaku pasar yang cukup ketat. Kondisi seperti ini umum terjadi di awal sesi ketika pelaku pasar menilai berita dan data ekonomi terbaru.

Volume perdagangan terlihat cukup padat dengan sekitar 6,3 miliar lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai sekitar Rp3,26 triliun. Data tersebut menunjukkan likuiditas yang relatif terjaga meski beberapa saham mencatat pergerakan signifikan. Investor dianjurkan memantau perubahan volume untuk mengonfirmasi arah tren di sisa sesi.

Sebagian sektor menunjukkan aktivitas positif, antara lain teknologi, bahan baku, keuangan, properti, dan sektor non siklikal. Pemulihan pada sektor-sektor ini memberikan dorongan pada indeks meskipun ada sektor lain yang bergerak relatif lebih lemah. Momentum seperti ini sering mencerminkan minat investasi pada saham-saham defensif dan pertumbuhan secara bersamaan.

Sementara itu, sektor energi, infrastruktur, transportasi, industri, kesehatan, dan sektor siklikal secara umum melemah pada pembukaan. Ketidakpastian di berbagai peluang investasi serta sentimen risiko global dapat menjadi faktor penekan bagi saham-saham berisiko. Penurunan di sektor-sektor ini sering menjadi penentu arah indeks pada sesi berikutnya.

Di antara saham-saham unggulan, Distribusi PT Voucher Nusantara Tbk atau DIVA memimpin daftar gainers dengan lonjakan mendekati 28 persen, diikuti PT Artha Mahiya Investama Tbk atau AIMS sekitar 25 persen, dan PT Bank Mega Tbk atau MEGA sekitar 24,7 persen. Komoditas kenaikan ini menandakan adanya minat terhadap saham-saham ekspansi dan kebutuhan ritel di pasar domestik.

Top Losers dan Pergerakan Lanjutan

Di sisi lain, jajaran top losers dipenuhi oleh PT Indospring Tbk atau INDS yang mengalami koreksi sekitar 14,9 persen. Penurunan INDS menunjukkan tekanan pada segmen manufaktur otomotif dan komponen terkait di pasar domestik. Selain itu, Indo Premier Investment Management dan Batavia Prosperindo Aset Manajemen juga berada di zona merah dengan penurunan signifikan.

Meski demikian, beberapa investor melihat potensi rebound terbuka, terutama bagi saham-saham yang memiliki fundamental kuat dan likuiditas memadai. Analisis teknikal menunjukkan adanya level support dan resistance yang perlu dipantau jika pergerakan lanjutan terjadi pada sesi berikutnya.

Secara umum, dinamika IHSG pada pembukaan mencerminkan campuran antara tekanan penawaran pada beberapa nama besar dan peluang di saham-saham top gainers. Investor disarankan membuat seleksi cermat terhadap saham, obligasi, dan instrumen pasar lain sambil meninjau berita pasar untuk menilai arah perubahan di sesi berikutnya.

broker terbaik indonesia