Penutupan IHSG pada Senin ini mencetak momentum positif setelah sesi-sesi terakhir berimbang. Investor kembali menimbang peluang pemulihan di beberapa sektor utama dan menilai arah sentimen global yang cenderung mendukung pergerakan indeks. Nilai likuiditas pasar tetap terjaga meskipun volatilitas harian relatif rendah.
IHSG akhirnya ditutup menguat 1,50 persen di level 8.396. Nilai transaksi di semua pasar tercatat Rp23,94 triliun, menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup tinggi sepanjang sesi. Beberapa emiten menjadi fokus karena volume dan nilai transaksinya yang signifikan.
Di antara kontributor utama pergerakan, BUMI memimpin dengan transaksi mencapai Rp1,22 triliun, disusul BIPI Rp1,15 triliun dan BBRI Rp751,80 miliar. Kenaikan harga pada saham-saham utama menggambarkan minat beli yang kuat di pasar domestik. Hal ini berpotensi menjaga arah indeks dalam jangka pendek meskipun ada beberapa koreksi sektoral.
Di antara saham yang melonjak, DIVA memimpin dengan lonjakan 34,72 persen menjadi Rp194 per unit. Lonjakan tersebut menunjukkan minat tinggi dari investor terhadap emiten distribusi voucher Nusantara. Dengan momentum ini, DIVA menjadi kontributor utama pada penutupan hari perdagangan.
Disusul YELO yang naik 28 persen ke Rp128 per saham, mencerminkan pemulihan permintaan atas layanan data dan jaringan digital. Investor menilai perusahaan memiliki potensi pendapatan berkelanjutan di kuartal mendatang. Kenaikan harga YELO menambah dinamika positif pada daftar saham unggulan.
MEGA menguat 24,77% menjadi Rp4.130 per saham, menunjukkan tren pembelian pada sektor perbankan. SKBM melonjak 24,56% di level Rp1.065, memberi sinyal minat investor terhadap emiten di sektor pangan dan energi. PADI mengikuti dengan lonjakan 22,22% di Rp165 per unit, menandakan sentimen positif terhadap aktivitas investasi.
Di sisi lain, beberapa saham mengalami tekanan jual, dengan deretan top loser menutup sesi turun antara 6,38% hingga 14,75%. Koreksi semacam ini wajar setelah reli harga yang cukup panjang, dan bisa menjadi peluang bagi pelaku pasar untuk menilai ulang level support. Investor disarankan untuk menjaga diversifikasi portofolio dan fokus pada fundamental emiten yang tetap kuat.
Untuk pembaca Cetro Trading Insight, momen ini menekankan pentingnya diversifikasi dan manajemen risiko. Memantau pergerakan harian membantu membangun strategi yang lebih terukur. Tim analisis kami juga menekankan pentingnya memahami kebijakan baru yang bisa mempengaruhi reli harga.
Secara keseluruhan, IHSG menunjukkan resilien meskipun ada tekanan pada beberapa saham. Analisis teknikal menunjukkan pola pergerakan yang dapat diinterpretasikan untuk peluang masuk/keluar pada kisaran tertentu. Informasi dari Cetro Trading Insight menyoroti kebutuhan akan monitoring berita kebijakan dan ekspektasi pendapatan emiten.