ING: Dua Pemangkasan Suku Bunga dan Implikasi USDJPY

ING: Dua Pemangkasan Suku Bunga dan Implikasi USDJPY

trading sekarang

Menurut analisis ING, risalah FOMC Januari mengungkap bahwa New York Fed memeriksa USD/JPY atas nama Treasury AS. Langkah ini menambah gambaran bahwa otoritas AS tidak terlalu khawatir jika dolar bergerak lebih ringan. Para pelaku pasar menilai bagaimana intervensi kebijakan ini bisa mempengaruhi dinamika USDJPY ke depannya.

Terlepas dari itu, sebagian besar pejabat Fed ingin bukti inflasi yang lebih jelas turun sebelum memangkas suku bunga lagi. ING tetap memprakirakan dua pemotongan suku bunga pada tahun ini, meskipun data mendatang bisa memberikan dukungan sementara bagi dolar. Pasar akan terus menimbang risiko data inflasi dan pelonggaran kebijakan terhadap arah USDJPY dalam beberapa bulan mendatang.

Inti dari risalah menunjukkan bahwa risiko terhadap pekerjaan berkurang, aktivitas ekonomi dinilai cukup kuat, dan penurunan inflasi yang diharapkan dapat membuka jalan bagi pemangkasan lebih lanjut. Menurut analisis kami, fokus kebijakan kemungkinan bergeser dari dinamika tenaga kerja ke pembacaan inflasi aktual. Publikasi ini disiapkan untuk pembaca Cetro sebagai bagian dari Cetro Trading Insight.

Rilis risalah menunjukkan sikap cermat Fed, meskipun pasar masih memasang harga dua pemotongan pada tahun ini. Hal ini memperkuat gambaran bahwa USDJPY bisa terpengaruh oleh pergeseran ekspektasi terhadap inflasi dan dinamika imbal hasil obligasi. Selain itu, hubungan antara kebijakan moneter dan nilai tukar kini lebih terpaut pada bagaimana data inflasi berjalan terhadap target.

Meskipun beberapa peserta risalah tampak mempertimbangkan potensi kebijakan yang lebih agresif jika inflasi tetap di atas target, gambaran mayoritas tetap pada jalur pemangkasan bertahap. Proyeksi ini bisa menahan tekanan dolar dalam kerangka menengah, sementara data inflasi yang lebih lemah cenderung memberi ruang bagi yen dan mata uang lain. Namun, pergerakan jangka pendek USDJPY bisa dipengaruhi oleh rilis data ekonomi terkini dan dinamika pasar global.

Bagi trader, risalah ini menekankan pentingnya memantau inflasi dan tren inflasi sebagai sinyal utama arah kebijakan. Peralihan fokus dari tenaga kerja ke inflasi berarti pasar akan menilai kecepatan pemangkasan berdasarkan pembacaan inflasi aktual. Ketelitian data akan menjadi kunci untuk menilai peluang perdagangan di USDJPY.

Bagi trader USDJPY, memahami hubungan antara data inflasi, tenaga kerja, dan imbal hasil adalah kunci untuk menilai arah pasangan mata uang. Pergerakan pasar lebih bergantung pada bagaimana inflasi bergerak dari target, bukan hanya dinamika pekerjaan.Ini menonjolkan pentingnya penggunaan data ekonomi yang real time untuk mengubah ekspektasi trading.

Praktik terbaik mencakup penetapan rasio risiko-imbalan minimal 1:1.5 saat ada peluang yang jelas. Karena jalur kebijakan Fed lebih bersifat data-driven, ikuti laporan inflasi dan pekerjaan terbaru sebagai panduan utama. Selalu gunakan stop loss dan ambil keuntungan sesuai ukuran posisi serta toleransi risiko pribadi.

Nama media kita Cetro (nama lengkapnya Cetro Trading Insight) adalah sumber analisis; kami berkomitmen menyajikan analisis yang mudah dipahami sehingga pembaca bisa mengikuti dinamika pasar tanpa jargon berlebih. Untuk trader, fokus utama adalah memahami bagaimana kebijakan moneter mempengaruhi USDJPY dan merencanakan langkah berikutnya.

broker terbaik indonesia