NZD/USD Menguat Mendekati 0,5965: USD Lemah Dipicu Ketidakpastian Perdagangan dan RBNZ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga pada 2026

NZD/USD Menguat Mendekati 0,5965: USD Lemah Dipicu Ketidakpastian Perdagangan dan RBNZ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga pada 2026

Signal NZD/USDBUY
Open0.597
TP0.606
SL0.592
trading sekarang

NZD/USD berhasil menguat menuju sekitar 0,5965 pada sesi Asia, didorong oleh melemahnya USD secara umum. Ketidakpastian kebijakan perdagangan AS memberi tekanan ke Greenback sehingga mendukung penguatan NZD. Selain itu, perhatian pasar beralih ke data Producer Price Index (PPI) AS Januari yang akan dirilis akhir pekan ini untuk melihat beberapa tekanan inflasi produksi. Analisis Cetro Trading Insight menyoroti dampak dinamika ini terhadap arah pasangan ini.

Ketidakpastian kebijakan perdagangan AS kembali muncul setelah Mahkamah Agung negara itu membatalkan tarif darurat, menambah kemungkinan tarif global 15% di bawah Trade Act. Laporan dari Wall Street Journal menyinggung adanya rencana tarif nasional baru pada beberapa sektor, yang akan berdampak pada profil risiko mata uang. Konsensus pasar menyiratkan bahwa tarif baru bisa memberikan dukungan bagi NZD/USD dalam jangka pendek jika dolar tertekan.

Di sisi kebijakan moneter, Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ) memilih mempertahankan Official Cash Rate (OCR) pada pertemuan Februari. Gubernur Anna Breman menegaskan sikap akomodatif yang mendorong ekspektasi bahwa kenaikan suku bunga pertama bisa terjadi pada akhir 2026. Kombinasi antara narasi dovish dari RBNZ dan dinamika USD menambah peluang bagi pasangan ini untuk melaju lebih lanjut.

Secara umum, pergerakan teknikal menunjukkan momentum positif bagi NZD/USD mendekati 0,5965 di tengah sentimen risiko yang lebih stabil. Kebijakan perdagangan AS yang tidak menentu serta potensi tarif baru tetap menjadi faktor penting yang bisa memicu pergerakan dolar. Pasar menantikan pembacaan PPI AS yang dirilis Jumat untuk melihat apakah tekanan harga produksi masih meningkat.

Meskipun prospek jangka pendek terlihat positif untuk NZD, RBNZ yang cenderung dovish bisa membatasi kenaikan dalam beberapa sesi ke depan. Dengan OCR yang tetap rendah dan ekspektasi untuk kenaikan late 2026, risiko konsolidasi muncul jika data ekonomi Selandia Baru atau tekanan global berubah arah.

Analisis sinyal trading berdasarkan konten ini menunjukkan peluang long di NZD/USD dengan target harga sekitar 0,6060 dan stop loss sekitar 0,5920. Rasio risk-reward sekitar 2:1, fleksibel terhadap fluktuasi pasar. Saran ini didasarkan pada dukungan fundamental dari melemahnya USD ditambah ekspektasi kebijakan RBNZ yang lebih akomodatif.

broker terbaik indonesia