
NZD/USD berada di kisaran 0.5935 menjelang hasil pertemuan antara pemimpin Amerika Serikat dan China. Pasar menimbang dampak politik terhadap arus perdagangan global khususnya NZD yang menjadi mitra utama China. Indikator DXY berada di sekitar 98.50 mendekati tertinggi mingguan. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.
Ekspektasi kenaikan suku bunga Fed meningkat karena tekanan harga yang meningkat. Data CME FedWatch menunjukkan peluang kenaikan setidaknya satu kali di tahun ini sekitar 32.2 persen. Sektor keuangan tetap berhati hati karena dinamika politik global turut membayangi pergerakan mata uang mayor.
Kondisi tersebut membuat pergerakan NZDUSD sangat bergantung pada hasil pertemuan tersebut serta komentar kebijakan bank sentral utama. Jika hasilnya hawkish maka imbasnya bisa menambah tekanan pada NZD sementara jika netral atau dovish memberi ruang bagi pergerakan ke atas. Pasar menantikan sinyal kebijakan lebih lanjut untuk arah jangka pendek.
Dari sisi teknikal, NZDUSD diperdagangkan sekitar 0.5935 dengan bias bullish ringan karena harga berada di atas 20 day EMA di 0.5909 dan di atas retracement 50 persen di 0.5890. Momentum terlihat konstruktif dengan RSI 14 berada di sekitar 55.
Rintangan terdekat berada di 0.5939 yaitu 61.8 persen retracement, selanjutnya 0.6008 (78.6 persen) dan 0.6095 sebagai area swing high. Sisi bawah terlihat di 0.5909 sebagai support awal, diikuti 0.5890, kemudian 0.5842 dan 0.5782 sebagai level retracement lebih dalam dengan anchor 0.5686 sebagai dasar struktural.
Strategi perdagangan yang bisa diambil dari analisis ini adalah membeli NZDUSD dengan open 0.5935, target 0.6008, dan stop loss 0.5890. Rasio risiko imbalannya sekitar 1:1.5, sesuai dengan toleransi pelaku pasar untuk peluang bullish jangka pendek.