PMI Zona Euro Menguat Mendukung Arah Kebijakan Hawkish ECB dan Potensi Penguatan EURUSD

PMI Zona Euro Menguat Mendukung Arah Kebijakan Hawkish ECB dan Potensi Penguatan EURUSD

Signal EUR/USDBUY
Open1.100
TP1.115
SL1.095
trading sekarang

Laporan dari Danske Research menunjukkan PMI gabungan zona euro melampaui 50 pada Februari, tanda ekspansi sektor manufaktur dan jasa. Data ini menambah keyakinan bahwa aktivitas ekonomi zona euro sedang membaik meski tantangan harga tetap ada. Menurut Cetro Trading Insight, momentum positif ini menandai perubahan sentimen yang dapat berdampak pada pergerakan mata uang utama.

Indeks PMI manufaktur naik menjadi 50.8, tertinggi sejak ECB mulai menaikkan suku bunga pada 2022. Kenaikan ini menandakan bahwa permintaan domestik masih cukup kuat untuk menjaga aktivitas produksi tetap di level ekspansif. Analisis kami menunjukkan bahwa data ini berkontribusi pada sentimen hawkish pasar yang mendukung posisi ECB.

Tekanan harga bruto di sektor manufaktur terlihat meningkat, mengindikasikan beberapa tekanan harga input yang mungkin meredam kecepatan penurunan inflasi. Secara terpisah, indikator upah yang dinegosiasikan naik menjadi 2.95 persen YoY di Q4, didorong pembayaran kompensasi inflasi satu kali alih-alih sinyal tekanan upah berkelanjutan.

Indeks harga produksi yang meningkat menunjukkan adanya tekanan harga pada sektor manufaktur yang akhirnya menyebar ke beberapa harga barang, menambah tantangan bagi kebijakan inflasi. Kenaikan harga input pada manufaktur menandai adanya dinamika biaya yang perlu dimonitor investor. Data ini menambah gambaran hawkish terhadap prospek kebijakan ECB, meski volatilitas tetap tinggi.

Indikator upah negosiasi naik menjadi 2.95% YoY di Q4, naik dari 1.9% YoY pada Q3, didorong pembayaran kompensasi inflasi satu kali. Perlu dicatat bahwa ini bukan tanda kuat adanya tekanan upah berkelanjutan, sehingga kebijakan kompensasi dapat memudar risiko efek lanjutan. Indikator yang lebih luas mengenai kompensasi per karyawan juga dinantikan pada rilis 6 Maret untuk gambaran yang lebih lengkap.

Penurunan permintaan tenaga kerja dan pelonggaran pasar tenaga kerja memperkuat posisi ECB untuk mempertahankan sikap hawkish tanpa mengorbankan kondisi kerja. Sinyal ini menggarisbawahi pentingnya memantau indikator inflasi inti dan dinamika belanja rumah tangga sebagai pembentuk arah kebijakan jangka pendek. Secara umum, data ini menambah bukti bahwa tekanan biaya memasuki fase yang lebih terkontrol, meski tetap ada risiko di sisi harga.

Secara keseluruhan, data ini dianggap kejutan hawkish yang memperkaya argumen bagi ECB untuk menjaga jalur kebijakan yang lebih akomodatif terhadap pertumbuhan namun tetap tegas terhadap inflasi. Bank sentral diperkirakan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama jika tekanan harga tetap ada. Dalam konteks ini, euro dapat mempertahankan fondasi kuat terhadap dolar dalam beberapa sesi mendatang, terutama jika data inflasi tetap kuat.

Pergerakan pasar terhadap euro terhadap greenback kemungkinan dipengaruhi oleh dinamika kebijakan moneter AS dan evaluasi risiko global. Investor akan membandingkan data zona euro dengan rilis ekonomi AS yang datang, sehingga likuiditas bisa bertambah di tengah volatilitas. Kombinasi faktor fundamental dan sentimen pasar akan menjadi kunci bagi arah pasangan mata uang utama dalam minggu-minggu mendatang.

Cetro Trading Insight menekankan pentingnya analisa menyeluruh, dengan melihat faktor fundamental dan teknikal secara bersamaan sebelum membuka posisi. Meskipun data ini menambah bobot opini hawkish ECB, investor perlu mengelola risiko terkait fluktuasi volatilitas dan perubahan sentimen pasar. Rekomendasi kami adalah menilai potensi pergerakan jangka pendek EURUSD dan menjaga rasio Reward to Risk minimal 1:1.5 sesuai pedoman manajer risiko.

broker terbaik indonesia