PPI Meningkat di Atas Ekspektasi: Reaksi Pasar AS dan Dinamika Perusahaan AI

PPI Meningkat di Atas Ekspektasi: Reaksi Pasar AS dan Dinamika Perusahaan AI

trading sekarang

Data Producer Price Index (PPI) Januari menunjukkan tekanan inflasi yang masih tinggi. PPI inti naik 0,8 persen secara bulanan, melampaui ekspektasi sebesar 0,3 persen. Sementara itu, PPI headline bertambah 0,5 persen, meski angka tahunan tetap di sekitar 2,9 persen. Secara inti, laju inflasi berada pada 3,6 persen, menunjukkan tekanan biaya produksi yang masih signifikan. Kondisi ini menjaga persepsi bahwa inflasi inti tetap robust meski beberapa indikator lain menunjukkan pelonggaran parsial.

Faktor yang mendorong kenaikan ini termasuk margin jasa perdagangan yang meningkat dan indikasi transfer biaya terkait tarif pada kategori pakaian serta kimia. Data tersebut memperkuat pandangan bahwa komponen jasa tetap menjadi kontributor utama tekanan harga secara keseluruhan. Beberapa analis memperkirakan bahwa core PCE bisa naik hingga sekitar 0,5 persen pada Januari, menambah beban bagi prospek pelonggaran kebijakan moneter.

Menurut CME FedWatch, pasar memperkirakan sekitar dua pemotongan 25 basis poin di 2026, dengan pertemuan FOMC pada 17–18 Maret diperkirakan menahan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75%. Ketidakpastian kebijakan ini menambah volatilitas pada pasar obligasi dan ekuitas, terutama sektor teknologi. Indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq mencerminkan tekanan jual yang intens pada saat ini, menutup pekan terakhir Februari lebih rendah.

Block Inc melonjak lebih dari 23% setelah CEO Jack Dorsey mengumumkan pengurangan karyawan lebih dari 4.000 orang, menurunkan headcount secara signifikan. Ia menekankan bahwa langkah restrukturisasi ini adalah bagian dari transformasi yang didorong AI untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Keputusan tersebut dipandang sebagai upaya untuk menyeimbangkan biaya dengan potensi peningkatan efisiensi melalui otomatisasi.

Dell Technologies juga mengalami kenaikan kuat, dengan laporan Q4 yang melampaui ekspektasi dan panduan bahwa pendapatan server AI akan hampir menggandakan menjadi sekitar 50 miliar dolar pada fiskal 2027. Perusahaan juga menaikkan dividen sebesar 20% dan memperkenalkan program buyback sebesar 10 miliar dolar. Sentimen pasar tetap terpusat pada permintaan infrastruktur AI dan dampaknya terhadap margin jangka panjang.

Di sisi lain, Nvidia turun sekitar 2,5% meskipun melaporkan hasil yang mengalahkan ekspektasi. Kekhawatiran terkait kelanjutan belanja infrastruktur AI mendominasi narasi pasar. CoreWeave juga melaporkan kerugian yang lebih luas dari proyeksi meskipun backlog pendapatan mencapai ratusan miliar dolar, menambah tekanan bagi lanskap AI yang sedang berkembang.

Kinerja Sektor Software dan Implikasi Pasar

Sektor perangkat lunak berakhir Februari dalam tekanan, dengan ETF iShares Expanded Tech-Software Sector (IGV) turun lebih dari 10% untuk bulan tersebut. Perusahaan besar seperti Oracle merosot sekitar 17%, Microsoft turun sekitar 15%, dan Salesforce sekitar 13%, mencerminkan kekhawatiran bahwa AI dapat mengubah model bisnis perangkat lunak tradisional. Tema disruptif AI menjadi bagian utama diskusi investor hingga akhir kuartal.

Para eksekutif dan analis menekankan bahwa meski ada dorongan AI, beberapa pelaku industri menilai bahwa perangkat lunak inti tetap relevan untuk fungsi bisnis tertentu, meskipun persaingan ketat meningkat. Pernyataan dari eksekutif industri juga menyoroti bahwa inovasi AI perlu diiringi dengan manajemen biaya dan langkah skalabilitas yang tepat. Investor menuntut bukti bahwa pertumbuhan berkelanjutan dapat terwujud tanpa membebani margin.

Dalam konteks indeks dan komoditas, Dow Jones berakhir Februari sedikit positif sekitar 1%, sedangkan Nasdaq turun sekitar 2,5% untuk bulan tersebut. Emas diperdagangkan mendekati level sekitar 5.192 per ounce, memberikan dukungan sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian geopolitik dan volatilitas pasar teknologi. Secara keseluruhan, data ekonomi berikutnya akan menjadi kunci untuk menilai arah kebijakan dan daya tahan sektor teknologi.

broker terbaik indonesia