UNVR Tetapkan Dividen 100% untuk 2025 dan Dividen Tambahan dari Divestasi Sariwangi serta Magnum Ice Cream

UNVR Tetapkan Dividen 100% untuk 2025 dan Dividen Tambahan dari Divestasi Sariwangi serta Magnum Ice Cream

trading sekarang

Langkah yang membuat investor terkejut namun siap menyambut peluang: UNVR akan membagikan seluruh laba bersih 2025 sebagai dividen 100 persen, ditambah dividen tambahan dari hasil divestasi lini es krim Magnum dan teh Sariwangi. Kebijakan ini dinilai sebagai pernyataan tegas mengenai komitmen jangka panjang terhadap pemegang saham serta keberlanutan arus kas perusahaan.

Presiden Direktur UNVR menyediakan keterangan resmi bahwa payout 100 persen tetap dijalankan. Selain itu, dividen tambahan dari divestasi kedua lini usaha diyakini bisa meningkatkan imbal hasil investor dalam tahun berjalan. Analisis internal perusahaan menekankan fokus pada stabilitas keuangan dan pertumbuhan berkelanjutan.

Secara pasar, langkah ini dipandang sebagai sinyal positif meski memunculkan perlu pengawasan terkait biaya transformasi yang sedang berjalan. Investor perlu memantau bagaimana langkah restrukturisasi mempengaruhi efisiensi dan margin operasional dalam jangka pendek dan menengah.

Sepanjang 2025 UNVR melakukan dua aksi korporasi besar yaitu menjual teh Sariwangi ke Grup Djarum dengan nilai sekitar Rp 1,5 triliun dan menjual bisnis es krim Magnum ke The Magnum Ice Cream seharga Rp 7 triliun. Aksi ini menandai perubahan fundamental bagi portofolio perusahaan dan aliran kas.

Hasilnya laba bersih berhasil meningkat signifikan menjadi Rp 7,64 triliun, lonjak sekitar 126.82 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan dipimpin oleh hasil divestasi serta perbaikan kinerja operasional meski biaya transformasi sempat menekan laba bruto operasional.

Di sisi operasional, penjualan bersih tercatat Rp 31,94 triliun dengan pertumbuhan 4,34 persen dibandingkan tahun lalu. Hal ini menunjukkan adanya paduan antara aliran kas yang sehat dan efisiensi biaya yang berhasil menjaga profitabilitas secara keseluruhan.

Kesehatan neraca UNVR tercermin dari net zero debt atau tanpa pinjaman yang membuat profil risiko relatif rendah. Manajemen menekankan bahwa langkah langkah yang diambil telah memposisikan perusahaan untuk pertumbuhan masa depan yang lebih kokoh.

Free cash flow UNVR tercatat Rp 4,9 triliun, melonjak 1,7 kali lipat dibandingkan 2024. Peningkatan arus kas ini memperkuat kemampuan perusahaan untuk membayar dividen tinggi dan membiayai inisiatif transformasi tanpa membebani keseimbangan keuangan.

Margin operasional yang membaik tercermin dari laba sebelum pajak yang margin nya naik menjadi 14,1 persen meski transformasi sempat menekan laba bruto. Dengan struktur biaya yang lebih disiplin dan arus kas yang sehat, UNVR dinilai siap untuk pertumbuhan berkelanjutan ke depan oleh Cetro Trading Insight

broker terbaik indonesia