USD/CAD Melemah di Awal Sesi Asia: Shutdown AS dan Ketidakpastian Perdagangan

USD/CAD Melemah di Awal Sesi Asia: Shutdown AS dan Ketidakpastian Perdagangan

trading sekarang

USD/CAD berada di sekitar 1,3660 pada awal sesi Asia, menunjukkan pelemahan dolar AS terhadap CAD. Pasangan ini bergerak dalam wilayah rendah setelah eskalasi ketidakpastian fiskal di AS. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight (Cetro), media yang mengulas dinamika pasar.

Isu kebijakan perdagangan AS dan tinjauan terhadap perjanjian perdagangan lintas batas (CUSMA) saat ini menambah beban bagi CAD. Para investor menakar seberapa besar risiko kebijakan AS terhadap arus perdagangan dan alokasi likuiditas. Skenario ini membuat fokus pasar tetap pada bagaimana dolar merespons data ekonomi secara relatif terhadap CAD.

Di sisi lain, data AS yang lebih kuat dapat membantu penguatan dolar terhadap berbagai mitra, termasuk CAD. Keberlanjutan data ekonomi positif memberikan peluang bagi dolar untuk bertahan meski ada tekanan politik. Secara umum, dinamika ini menjaga pasangan tetap rentan terhadap kejutan kebijakan serta pergeseran sentimen global.

Bank of Canada (BoC) mempertahankan suku bunga overnight di 2,25% pada pertemuan kebijakan Januari, menandai sikap kebijakan yang relatif stabil. Kebijakan tersebut menempatkan CAD pada posisi lebih sensitif terhadap berita luar negeri dibandingkan dolar AS. Langkah kecil ini menggarisbawahi fokus BoC pada dinamika ekonomi domestik dan risiko eksternal.

Gubernur BoC, Tiff Macklem, menekankan bahwa ketidakpastian meningkat karena kebijakan perdagangan AS yang berubah-ubah, risiko geopolitik, dan tinjauan terhadap CUSMA yang akan datang. Dalam konteks ini, CAD perlu menghadapi volatilitas yang lebih tinggi jika sinyal kebijakan AS tidak jelas. Mencermati pernyataan dari otoritas Kanada bisa membantu trader memahami arah mata uang tersebut.

Di sisi lain, sentimen pasar tetap dipengaruhi oleh pembahasan kebijakan AS dan potensi perubahan dalam perdagangan internasional. Ketidakpastian ini bisa membatasi penurunan atau kenaikan signifikan pada USD/CAD meskipun data ekonomi AS sedang menunjukkan daya tahan. Secara umum, dinamika kebijakan dan perundingan perdagangan memberikan pijakan bagi pergerakan pasangan ini dalam beberapa sesi mendatang.

Secara teknis, pasar forex menghadapi kombinasi data AS positif dan risiko kebijakan yang belum jelas, sehingga volatilitas bisa meningkat. Pendorong utama berasal dari rilisan data ISM Manufacturing yang baru, komentar pejabat kebijakan, serta berita terkait CUSMA. Semua faktor ini berpotensi memicu gerak harga yang tajam dalam waktu singkat.

Bagi trader, penting memantau respons pasar terhadap data ekonomi serta komentar BoC untuk mengidentifikasi peluang tanpa terjebak pada spekulasi berlebihan. Karena sinyal trading yang jelas belum terlihat, pendekatan berhati-hati dengan manajemen risiko menjadi kunci. Disiplin posisi dan penempatan stop loss bisa menjaga bankroll meskipun volatilitas meningkat.

Rekomendasi umum adalah menjaga eksposur terbatas sambil menunggu konfirmasi arah dari rilis data utama dan pernyataan kebijakan. Para peserta pasar disarankan untuk memantau level kunci seperti area 1,3660 sebagai referensi teknikal dan menilai potensi perubahan tren secara bertahap. Dengan demikian, trader dapat menyesuaikan strategi sesuai perubahan dinamika kebijakan dan data ekonomi yang relevan.

broker terbaik indonesia