USD/JPY Terseret di 153.15 saat Menanti Data NFP dan Arah Kebijakan Jepang

USD/JPY Terseret di 153.15 saat Menanti Data NFP dan Arah Kebijakan Jepang

Signal USD/JPYBUY
Open153.150
TP154.900
SL152.000
trading sekarang

Laporan ini disiapkan oleh Cetro Trading Insight dan USD/JPY berada sekitar 153.15 pada pembukaan sesi Eropa hari ini. Pasar mencoba menilai potensi kebijakan fiskal yang lebih berhati-hati dari pemerintahan Takaichi. Momentum ini terjadi ketika pelaku pasar menyerap langkah langkah fiskal yang mungkin membentuk arah yen dalam jangka pendek.

Investors mencoba menilai bagaimana langkah kebijakan Jepang bisa memengaruhi permintaan terhadap yen. Arus masuk ke saham Jepang dipicu harapan stimulus yang akan meningkatkan daya beli konsumen serta pendanaan bagi perusahaan lokal. Akibatnya, yen cenderung mendapat permintaan sebagai pelindung risiko dalam beberapa kasus meski dolar melemah sejenak.

Pelaku pasar juga menunggu bagaimana data US NFP bulan Januari akan mengarah pada jalur kebijakan Federal Reserve. Nonfarm Payrolls diperkirakan naik sekitar 70 ribu, dengan pengangguran diproyeksikan tetap di 4.4 persen dan upah per jam sekitar 3.6 persen. Jika data AS lebih kuat dari ekspektasi, dolar kemungkinan menguat terhadap yen dan menambah volatilitas pasangan ini.

IndikatorNilai
Harga USDJPYsekitar 153.15
NFP diproyeksikan70K
Pengangguran AS4.4%
Upah per jam3.6%

Nikkei 225 mencatat rekor tertinggi penutupan untuk ketiga kalinya berturut-turut, didorong oleh optimisme stimulus dan prospek kebijakan pro-pasar. Kondisi ini mendukung perbaikan sentimen risiko domestik dan mempengaruhi aliran modal ke pasar keuangan Jepang. Dalam konteks ini, yen tetap menjadi variabel yang sensitif terhadap pergerakan saham dan kebijakan fiskal.

Analis Deutsche Bank menyiratkan bahwa ada sinyal positif untuk kebijakan yang lebih ramah pasar jika program stimulus berlanjut. Mereka menilai bahwa paket fiskal yang lebih luas dan ketahanan kebijakan moneter bisa mendorong investor untuk menambah eksposur ke aset berisiko. Meski demikian, potensi perubahan arah kebijakan juga bisa menambah volatilitas kurs USDJPY dalam jangka pendek.

Tren ini berlangsung sementara data pekerjaan AS mengalami penundaan karena shutdown pemerintah yang berakhir baru-baru ini. Pasar menanti laporan NFP Januari yang diproyeksikan naik sekitar 70 ribu, dengan pengangguran 4.4 persen dan upah 3.6 persen. Hasilnya akan mempengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan Fed dan arah pasangan mata uang ini.

Strategi Perdagangan dan Risiko

Jika data ekonomi AS lebih kuat dari ekspektasi, dolar AS kemungkinan mendapat dukungan terhadap yen, sehingga USDJPY cenderung menguat. Pergerakan ini bisa membawa pasangan ke zona yang lebih tinggi tergantung pada bagaimana pasar menafsirkan hasil NFP dan sikap Fed. Dalam konteks ini, traders perlu mempertimbangkan kombinasi faktor fundamental dan teknikal untuk mengelola risiko.

Rencana perdagangan yang disarankan adalah mengambil posisi beli USDJPY dengan pembukaan sekitar 153.15. Target keuntungan ditetapkan di 154.90, sedangkan stop loss di 152.00 untuk mencapai rasio risiko-imbalan sekitar 1:1.5. Dengan demikian, potensi keuntungan relatif sebanding dengan risiko yang diambil jika target tercapai.

Strategi ini tetap mengandalkan data NFP dan perkembangan kebijakan selanjutnya. Pelaku pasar sebaiknya memantau rilis angka nonfarm payrolls serta pernyataan kebijakan bank sentral untuk mengantisipasi perubahan arah di pasar mata uang. Kesepakatan antara fundamental dan dinamika teknikal akan menentukan langkah trading selanjutnya di USDJPY.

broker terbaik indonesia