Sinyal

BUY

Open

99.200

Take Profit

100.200

Stop Loss

98.600

DXY adalah indeks dolar AS yang mengukur kekuatan mata uang AS terhadap sekeranjang mata uang utama dunia. Indeks ini sering dipakai sebagai tolok ukur likuiditas dan tekanan nilai tukar terhadap dolar. DXY bergantung pada pergerakan mata uang mitra dagang utama, terutama ketika volatilitas pasar meningkat.

Indeks ini dihitung oleh ICE Data Services menggunakan portofolio enam mata uang utama: euro, yen Jepang, pound sterling, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss. Komposisinya mengubah bagaimana tiap mata uang memberi kontribusi terhadap pergerakan DXY secara keseluruhan. Untuk trader, perubahan DXY sering menjadi sinyal bagi arah perdagangan dolar maupun aset terkait seperti emas dan minyak.

Pergerakan DXY dapat mengindikasikan perubahan sentiment global. Ketika dolar menguat, biasanya biaya pembiayaan global naik dan likuiditas dolar menambah tekanan pada pasar berisiko. Sebaliknya, kerap terjadi retracement ketika sentimen risk-on sedang meningkat.

Sentimen pasar memegang peran penting dalam arus modal menuju atau menjauh dari dolar. Pada saat risiko menurun, investor sering mencari aset berisiko menekan DXY turun. Sebaliknya, dalam suasana volatilitas tinggi, dolar cenderung terapresiasi sebagai saldo aman.

Bagi pembaca yang mencari analisa DXY hari ini, perhatikan keputusan kebijakan Federal Reserve dan data tenaga kerja terbaru. Keputusan atas suku bunga, langkah pengetatan neraca, dan pandangan terhadap inflasi akan memengaruhi ekspektasi pasar. Macam-macam indikator tersebut sering memicu geser arah DXY dalam perdagangan harian.

Harga imbal hasil US Treasury memegang peranan penting karena DXY berhubungan positif dengan yield jangka panjang. Ketika yield naik, dolar cenderung menguat karena durasi investasi yang lebih menarik. Faktor-faktor ini membuat dinamika DXY sangat berhubungan dengan pergerakan imbal hasil global.

Data ekonomi utama seperti CPI, NFP, dan pertumbuhan PDB menjadi pemicu utama pergerakan DXY. Rilis data yang mengejutkan bisa mengubah ekspektasi suku bunga dan arus modal ke dolar. Trader biasanya mengubah posisi saat angka-angka tersebut dirilis.

Geopolitik, neraca perdagangan, dan aliran modal internasional juga menjadi pemicu signifikan. Ketegangan regional atau perubahan kebijakan dagang dapat memicu lonjakan dolar jika investor menilai dolar sebagai aset pelindung nilai. Pergerakan DXY bisa mengikuti pola risk-off meskipun faktor fundamentalnya beragam.

Likuiditas pasar, jam perdagangan global, dan dinamika pasar berjangka juga berperan. Pelaku institusional sering menyesuaikan posisi dolar pada saat likuiditas tinggi, seperti sesi perdagangan Amerika. Perubahan tersebut dapat mempercepat tren DXY atau menyebabkan pembalikan singkat.

GDP AS Revisi Turun, USD Stabil di Sekitar 99: Analisa Dampaknya terhadap Pasar Keuangan
  • 10 Apr 2026

GDP AS Revisi Turun, USD Stabil di Sekitar 99: Analisa Dampaknya terhadap Pasar Keuangan

Laporan BEA menunjukkan PDB riil AS tumbuh 0,5% secara tahunan pada kuartal keempat. Angka ini dirilis sebagai estimasi ketiga dan lebih rendah dari estimasi sebelumnya sebesar 0,7…

Read More
USD Stabil Setelah Rebound Moderat, MUFG Menyoroti Risiko Pasar dan Peran Kebijakan Moneter
  • 09 Apr 2026

USD Stabil Setelah Rebound Moderat, MUFG Menyoroti Risiko Pasar dan Peran Kebijakan Moneter

Menurut Derek Halpenny, kepala riset MUFG, dolar AS berada pada kisaran stabil setelah rebound moderat di akhir sesi sebelumnya. Pasar sedang menimbang dampak gencatan senjata di T…

Read More
DXY Terbatas di Kisaran 96–100: Analisis BBH, Fed, dan PCE AS Menjelang Data
  • 09 Apr 2026

DXY Terbatas di Kisaran 96–100: Analisis BBH, Fed, dan PCE AS Menjelang Data

Laporan dari BBH menunjukkan DXY tetap terkunci dalam kisaran 96.00 hingga 100.00 karena perbedaan suku bunga antara AS dan mitra utama. Optimisme terkait gencatan senjata meredup…

Read More
DXY Stabil di 99,00 Hadapi Risiko Geopolitik dan Rilis CPI AS
  • 09 Apr 2026

DXY Stabil di 99,00 Hadapi Risiko Geopolitik dan Rilis CPI AS

Indeks dolar AS (DXY) relatif stabil di sekitar level 99,00, menahan koreksi selama tiga hari terakhir. Permintaan safe-haven tetap terlihat sebagai respons terhadap ketidakpastian…

Read More
Inflasi AS Dipicu Permintaan Meski Tekanan Penawaran Tetap Tinggi, BNP Paribas
  • 09 Apr 2026

Inflasi AS Dipicu Permintaan Meski Tekanan Penawaran Tetap Tinggi, BNP Paribas

Para analis BNP Paribas menyatakan inflasi di AS tetap dipicu dominan oleh permintaan, meski kontribusinya melambat dibandingkan puncak pasca-Covid. Mereka menilai sumbangan permin…

Read More
DXY Menguat di Dekat 99.10 Setelah FOMC Minutes; EURUSD Tertekan dan Pasar Menatap Data Ekonomi
  • 09 Apr 2026

DXY Menguat di Dekat 99.10 Setelah FOMC Minutes; EURUSD Tertekan dan Pasar Menatap Data Ekonomi

Di sesi terakhir, Indeks Dolar AS DXY bertahan di kisaran sekitar 99.10, didorong oleh permintaan aset aman menjelang rilis berita utama. Pasar menilai bahwa Federal Reserve akan t…

Read More
DXY Melemah ke Level Satu Bulan Rendah di Tengah Meredanya Ketegangan Geopolitik
  • 09 Apr 2026

DXY Melemah ke Level Satu Bulan Rendah di Tengah Meredanya Ketegangan Geopolitik

DXY membentuk break dari kanal tren naik yang lama dan menuju wilayah support kunci 98.50–98.60. Pergerakan ini membuat indeks melemah tajam dalam beberapa sesi terakhir dan…

Read More
DXY Turun Tajam Didukung Ceasefire Iran–AS: Analisis Teknis dan Implikasi Pasar
  • 08 Apr 2026

DXY Turun Tajam Didukung Ceasefire Iran–AS: Analisis Teknis dan Implikasi Pasar

DXY berada di bawah tekanan jual yang intens seiring munculnya harapan untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. Narasi ceasefire antara Amerika Serikat dan Iran mendorong pelaku p…

Read More
DXY Tertekan Pasca Gencatan Iran, Fokus Investor Beralih ke FOMC Minutes
  • 08 Apr 2026

DXY Tertekan Pasca Gencatan Iran, Fokus Investor Beralih ke FOMC Minutes

Indeks DXY berada sekitar 99.05 pada sesi Asia awal, mencerminkan respons pasar terhadap ketegangan geopolitik yang meningkat antara AS dan Iran. Menurut laporan Cetro Trading Insi…

Read More
Pasar Global Reaksi Sentimen Risiko terkait Dukungan Netanyahu terhadap Penangguhan Serangan Iran
  • 08 Apr 2026

Pasar Global Reaksi Sentimen Risiko terkait Dukungan Netanyahu terhadap Penangguhan Serangan Iran

PM Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Israel mendukung keputusan Amerika Serikat untuk menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua pekan. Ketentuan penangguhan ini menekankan I…

Read More
banner footer