Pasar modal Indonesia bakal memasuki fase baru ketika Bursa Efek Indonesia BEI mengonfirmasi rencana evaluasi menyeluruh atas kebijakan Full Call Auction FCA. Langkah ini dinilai sebagai terobosan untuk meningkatkan transparansi transaksi saham di papan pemantauan khusus. BEI ingin memastikan bahwa mekanisme lelang tidak sekadar berjalan teknis tetapi juga adil bagi semua pemangku kepentingan. Cetro Trading Insight memantau langkah ini sebagai bagian penting dari upaya menjaga kepercayaan investor.
Pjs Direktur BEI Jeffrey Hendrik menegaskan FCA memang masuk dalam daftar kebijakan yang ditinjau secara berkala. Ia menilai evaluasi ini bisa mendongkrak transparansi pasar dan memicu efek domino yang perlu kajian mendalam. Selain itu terdapat fokus terhadap relevansi kriteria yang ada di papan pemantauan khusus. Ia menegaskan FCA akan dievaluasi sesuai dengan seluruh kebijakan bursa.
Tujuan kajian kata dia adalah menemukan ruang penyempurnaan tanpa menambah beban regulasi. Ia menegaskan bahwa peluang perbaikan FCA sangat mungkin terjadi dan evaluasi komprehensif diperlukan untuk melihat dampaknya terhadap likuiditas, volatilitas, dan kepatuhan terhadap standar indeks global. Publikasi hasil kajian akan diumumkan setelah semua tahapan selesai.
FCA adalah mekanisme transaksi untuk saham yang berada di Papan Pemantauan Khusus. Sistem ini tidak berjalan continuously melainkan melalui proses pengumpulan order atau lelang yang dicocokkan pada jam tertentu dengan patokan satu harga tunggal. Dengan demikian dinamika perdagangan menjadi lebih terkontrol namun juga berpotensi menambah jeda pada eksekusi transaksi.
Sejumlah emiten sempat dibahas terkait risiko FCA terhadap status kelayakan mereka dalam indeks global dan dampaknya pada likuiditas. Banyak pihak menilai bahwa mekanisme lelang dapat menekan volume perdagangan dan meningkatkan volatilitas pada saham yang terhimpun di papan khusus. Imbasnya bisa mempengaruhi bagaimana indeks global menilai kepatuhan atau kecocokan saham tersebut.
BEI menyatakan evaluasi FCA akan cenderung memangkas sejumlah kriteria bukannya menambahkannya dan belum memutuskan untuk kembali ke format perdagangan reguler. Rencana penyelesaian kajian dipercepat namun tetap mengarah ke kuartal dua tahun ini. Pembaruan publik akan diberikan ketika seluruh tahap evaluasi rampung dan keputusan akhir diambil.