Dolar AS menguat terhadap CAD didorong oleh rebound tajam aktivitas pabrik AS dan tekanan minyak mentah yang turun. Faktor faktor ini memperkuat daya beli greenback dan menambah tekanan pada mata uang Kanada yang sensitif terhadap komoditas. Pergerakan harga USD/CAD terlihat menguat di sesi perdagangan sekitar 1.3676.
PMI manufaktur ISM AS naik menjadi 52,6 di bulan Januari, melampaui ekspektasi pasar sebesar 48,5. Indeks Ketenagakerjaan meningkat menjadi 48,1 dan Indeks Pesanan Baru melonjak menjadi 57,1, menandai pembacaan terkuat sejak Februari 2022. Indeks Harga yang Dibayar naik menjadi 59,0 meski di bawah perkiraan 60,5.
Indeks Dolar AS DXY berada di sekitar 97,62, mendekati level tertinggi dalam satu pekan. Prospek kebijakan moneter lebih hawkish meningkat setelah Presiden Trump mengajukan mantan Gubernur Fed Kevin Warsh untuk menggantikan Powell. Investor menilai Warsh sebagai pilihan yang lebih institusional dan berorientasi kebijakan, mengurangi kekhawatiran tekanan politik terhadap suku bunga.
Di Kanada, PMI manufaktur S&P Global naik menjadi 50,4 di Januari dari 48,6 sebelumnya, menandakan ekspansi moderat. Paul Smith, Direktur Ekonomi di S&P Global Market Intelligence, mengatakan data PMI menunjukkan sektor manufaktur Kanada memulai tahun baru dengan pijakan yang lebih positif. Output stabil setelah hampir satu tahun kontraksi, sementara kepercayaan terhadap prospek membaik dan pertumbuhan pekerjaan tercatat untuk pertama kalinya dalam 12 bulan.
Di pasar, prospek kebijakan moneter AS yang lebih hawkish muncul setelah Presiden Donald Trump mengajukan Kevin Warsh sebagai calon Ketua Fed. Investor melihat Warsh sebagai kandidat yang lebih institusional dan berorientasi kebijakan, mengurangi kekhawatiran terhadap tekanan politik pada kebijakan suku bunga. Hal ini menambah dinamika di dolar AS dan menekan CAD ketika minyak cenderung melunak.
Harga minyak yang lebih lembut memperparah tekanan pada CAD karena Kanada adalah eksportir minyak utama. WTI diperdagangkan sekitar 61,78 dolar per barel, turun lebih dari 5,5 persen pada hari itu. Ketergantungan CAD pada sektor energi berarti pergerakan minyak berdampak langsung pada arah pasangan USD/CAD.
Investors menantikan rilis Nonfarm Payrolls AS dan data pekerjaan Kanada pada hari Jumat untuk panduan arah aksi harga jangka pendek. Laporan tenaga kerja tersebut diperkirakan akan memberikan gambaran baru mengenai ketahanan pasar tenaga kerja kedua negara. Hasil yang kuat bisa menguatkan dolar AS dan memperlebar jurang dengan CAD.
Para trader juga akan menilai bagaimana data tenaga kerja mempengaruhi ekspektasi kebijakan moneter. Hasil yang kuat bisa memicu aksi jual CAD lebih lanjut, sementara data yang lemah dapat menahan arus.
Cetro Trading Insight menekankan pentingnya manajemen risiko karena volatilitas pada USD/CAD masih tinggi. Dinamika dolar AS dan harga minyak menjadi kunci arah pasangan ini dalam beberapa sesi ke depan. Sinyal perdagangan ini disampaikan sebagai kerangka analisis bagi pembaca untuk mempertimbangkan level masuk dan keluar yang sesuai dengan prinsip risiko yang disepakati.