Dolar Menguat di Tengah Ketegangan Geopolitik; Emas Memimpin Pergerakan Pasar Global

Signal XAU/USDBUY
Open4420
TP4580
SL4340

Pada Senin ini, dolar AS menunjukkan kekuatan terhadap mata uang utama seiring para pelaku pasar mengevaluasi dampak dari operasi militer AS di Venezuela. Berita penahanan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya meningkatkan fokus pada ketidakpastian geopolitik yang sedang berkembang. Para investor menimbang implikasi jangka pendek terhadap pasar valas dan likuiditas global.

Para pelaku pasar menantikan rilis Indeks Manajer Pembelian PMI Manufaktur untuk Desember yang akan dirilis Institute for Supply Management pada paruh kedua hari ini. Data ini sering menjadi salah satu penentu arah risiko dan pertumbuhan sektor manufaktur di ekonomi utama. Pergerakan PMI bisa memicu dinamika volume trading menjelang rilis data berikutnya.

Seiring gejolak geopolitik, suasana pasar Eropa mulai membaik di pagi hari, dengan saham berjangka AS berada di area positif tipis. Indeks USD menguat hampir 0,3% ke level sekitar 98,70, mendekati puncak dua minggu. Dalam konteks tersebut, emas mendapat dukungan dan XAU/USD diperdagangkan sekitar 4.420 dolar AS, menambah momentum kenaikan.

Implikasi terhadap Emas dan Pergerakan Logam Mulia

Emas kembali memanfaatkan tingkat ketidakpastian geopolitik, karena investor beralih ke aset safe haven untuk menahan risiko. Permintaan terhadap logam mulia ini cenderung menguat saat likuiditas pasar menipis dan volatilitas meningkat. Dengan demikian, tren bullish pada emas terlihat menebal di awal pekan.

XAU/USD terakhir terlihat berada di sekitar 4.420 dolar, dengan kenaikan sekitar 2% pada perdagangan hari itu. Lonjakan saat ini mencerminkan alokasi modal menuju aset yang lebih defensif meskipun dolar berpendar. Investor juga memperhatikan pola teknikal jangka pendek sebagai sinyal pelengkap.

Selain emas, perak juga menguat ke dekat 75,50 dolar AS per ounce, naik lebih dari 3,5% pada hari itu. Aksi harga di logam berharga mencerminkan permintaan terhadap komoditas berisiko lebih tinggi dalam konteks ketegangan geopolitik. Pelaku pasar menilai dinamika dolar luas untuk memahami arah koreksi harga jangka menengah.

Tinjauan Pasar dan Data Ekonomi Mendatang

Setelah pembukaan minggu yang relatif hati-hati, suasana pasar Eropa menunjukkan perbaikan awal, sementara indeks berjangka saham AS bergerak naik tipis. Pemulihan ini menandai minat risiko yang lebih besar di awal pekan, meskipun fleksibilitas trading tetap terjaga. Investor mencermati sinyal ekonomi dan geopolitik yang akan mengarahkan alokasi dana.

Indeks dolar naik mendekati level tertinggi dua minggu sekitar 98,70, mencerminkan daya saing dolar terhadap sebagian mata uang utama. Kalender ekonomi Eropa juga akan menampilkan data Keyakinan Investor Sentix untuk bulan Januari, menambah faktor volatilitas bagi pasar. Hasil data tersebut bisa memicu penyesuaian posisi pada aset berisiko.

Di lini mata uang utama, EUR/USD tetap defensif di sesi Eropa dengan perdagangan di bawah 1,1700, dan GBP/USD sedikit melemah di sekitar 1,3450. Bank of England dijadwalkan merilis data Kredit Konsumen dan Pinjaman Bersih kepada Individu untuk November, menambah arah kebijakan. Gubernur BoJ Kazuo Ueda menegaskan bahwa bank sentral Jepang mungkin akan terus menaikkan suku bunga jika ekonomi dan harga bergerak sesuai proyeksi.

Boost Your Business with Cutting-Edge Marketing Solutions Today

Your ad here
Image