Dolar Menguat Pasca Risalah Fed, EUR/USD Tertekan di Bawah 1.18

Dolar Menguat Pasca Risalah Fed, EUR/USD Tertekan di Bawah 1.18

Signal EUR/USDSELL
Open1.178
TP1.165
SL1.185
trading sekarang

EURUSD turun ke bawah 1.18 setelah pasar menafsirkan risalah Fed Januari sebagai hawkish. Analisis ini disampaikan oleh Antje Praefcke dari Commerzbank dan menunjukkan bagaimana nada kebijakan memengaruhi pergerakan pasangan mata uang utama. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami dinamika pasar hari ini.

Narasi hawkish nampaknya menekan EURUSD sementara dolar berpotensi menguat di tengah harapan bahwa jalur kebijakan tidak mudah dilunakkan. Pembaca diajak melihat bagaimana pasar menilai kemungkinan bahwa pemotongan suku bunga di Maret tidak mungkin terjadi, dan ekspektasi untuk 2026 akhirnya lebih rendah dari dua kali pemotongan. Kondisi ini meningkatkan volatilitas jangka pendek di pasar FX.

Data ekonomi seperti PCE dan GDP Q4 AS yang kuat bisa menambah momentum dolar jika angka-angka tersebut melampaui ekspektasi. Analisis menunjukkan bahwa kejutan positif pada data tersebut dapat memperkuat momentum kenaikan dolar terhadap EUR. Namun, pasar tetap waspada terhadap risiko inflasi dan perubahan sikap kebijakan bank sentral AS.

Nuansa hawkish dalam risalah Fed menambah dorongan bahwa kebijakan bisa tetap ketat lebih lama. Beberapa peserta FOMC menyatakan bahwa penyesuaian terhadap rentang target suku bunga bisa relevan jika inflasi tetap di atas target. Hal ini meningkatkan volatilitas di pasar FX dan memengaruhi ekspektasi trader secara luas.

Pasar tidak sepenuhnya menghargaikan peluang dua potongan pada 2026, meskipun beberapa skenario tetap ada. Ketidakseimbangan ini membuat trader berhati-hati dalam merencanakan posisi jangka menengah. Secara umum, sinyal hawkish cenderung menopang dolar dan menekan EURUSD.

Jika data PCE dan GDP Q4 AS menunjukkan hasil yang lebih kuat dari ekspektasi, dolar bisa menguat lebih lanjut terhadap EUR. Pelaku pasar akan memonitor bagaimana inflasi dan pertumbuhan mempengaruhi kebijakan moneter di AS. Risiko berita ekonomi tetap menjadi faktor volatilitas utama bagi pasangan EURUSD.

Bagi trader, peluang entry bisa dipertimbangkan jika EURUSD terus menunjukkan tekanan ke sisi dolar. Manajemen risiko menjadi kunci karena volatilitas bisa meningkat menjelang rilis data utama. Disiplin dalam mengikuti rencana trading dan level teknikal sangat penting untuk menjaga disiplin risiko.

Contoh skenario jika harga saat ini sekitar 1.1775, order jual bisa dipertimbangkan dengan stop loss di 1.1850 dan take profit di 1.1650. Rasio risiko-imbalan sekitar 1:1,67 memudahkan evaluasi kegunaan strategi, asalkan eksekusi cepat dan rilis data tidak mengejutkan. Selalu sesuaikan ukuran posisi dengan toleransi risiko Anda.

Saat ini, perhatikan rilis data ekonomi berikutnya dan bagaimana pasar meresponsnya. Ketidakpastian kebijakan akan menjaga volatilitas EURUSD tetap tinggi, sehingga pembaca perlu tetap waspada terhadap perubahan harga secara real-time dan mengikuti analisis pasar terbaru. Kesinambungan dengan follow-up berita akan menjadi kunci untuk mengelola risiko.

broker terbaik indonesia