Cetro Trading Insight mencatat GBP/USD melaju lebih tinggi setelah Mahkamah Agung AS membatalkan tarif yang diberlakukan di bawah IEEPA. Keputusan ini mengubah sentiment dan menambah tekanan pada dolar secara umum. Saat ini pasangan diperdagangkan sekitar 1.3507, setelah memantul dari level rendah harian 1.3475.
Analisis kami menunjukkan bahwa kebijakan perdagangan yang tidak pasti tetap menjadi faktor penggerak utama bagi pergerakan pasangan mata uang ini. Pasalnya pasar menimbang kemungkinan perpanjangan atau reformulasi tarif yang bisa mempengaruhi biaya produksi dan harga konsumen. Secara keseluruhan, sentimen risiko membaik dan mendukung sisi atas untuk GBP.
Namun momentum kenaikan tetap terbatas karena ekspektasi pelonggaran kebijakan Bank of England serta tekanan politik domestik masih menjadi pengaruh penahan. Pedagang juga menantikan konfirmasi dari data ekonomi terbaru sebelum memberi bobot lebih pada arah pasar. Secara keseluruhan, risiko geopolitik dan fiskal menjadi faktor penggerak yang perlu diwaspadai.
Di ranah kebijakan, Mahkamah Agung AS menegaskan bahwa kewenangan menetapkan tarif berada di Kongres, bukan eksekutif. Pada saat yang sama, pernyataan Trade Representative bahwa perjanjian perdagangan tetap berlaku membantu menurunkan kekhawatiran soal proteksionisme yang meluas. Kebijakan ini meningkatkan harapan investor bahwa volatilitas perdagangan bisa mereda dalam jangka pendek.
Data ekonomi AS memunculkan sinyal lemah: pesanan pabrik Desember turun 0.7% MoM, memperlihatkan perlambatan aktivitas manufaktur. Angka ini menambah tekanan pada dolar AS karena memberi ruang bagi pandangan pelonggaran kebijakan moneter. Para analis menilai bahwa rilis data bisa memicu perubahan opini terkait sikap The Fed dalam beberapa bulan mendatang.
Di Inggris, data pekerjaan dan tekanan politik domestik menambah ketidakpastian terkait arah kebijakan Bank of England. Ekspektasi bahwa BoE mungkin melakukan pelonggaran suku bunga pada pertemuan 19 Maret memicu volatilitas lebih lanjut pada pasangan mata uang. Fokus investor tetap pada dinamika hubungan perdagangan global dan dampaknya terhadap volatilitas pasar.
Dari sudut teknikal, GBP/USD berada di sekitar 1.3505-1.3507 dalam pergerakan saat ini. Simple moving averages menunjukkan kemiringan naik yang mendukung bias bullish jangka menengah. Namun pasangan ini berada sedikit di bawah level tahanan terdekat di sekitar 1.3532 yang berfungsi sebagai batas atas konsolidasi saat ini.
Garisan tren naik yang bermula dari level 1.3035 mendukung peluang pembelian pada saat terjadi koreksi. Penutupan harian di atas 1.3532 bisa menguatkan tren ke arah atas lebih lanjut dan mendorong target menuju zona 1.3550–1.3600 jika momentum tetap terjaga. Kondisi ini menyiratkan potensi breakout yang relevan untuk tren bullish jangka pendek.
Sebaliknya, kegagalan menembus resistance dan pelanggaran garis tren bisa menandakan fase korektif. Namun jika tren bertahan, peluang membeli dengan target ke level lebih tinggi tetap relevan, dengan risiko terbatas pada level support utama. Investor tetap memantau data ekonomi berikutnya untuk konfirmasi arah yang lebih tegas dan mempertahankan momentum bullish.