Menurut analisis terkini, pandangan Commerzbank yang disampaikan melalui Tatha Ghose menempatkan ruble pada jalur konstruktif jika terobosan perdamaian terjadi dan sanksi utama AS serta Uni Eropa dapat dilonggarkan. Faktor utama pasar tetap diinstruksikan oleh dinamika kebijakan global dan risiko geopolitik yang melekat. Cetro Trading Insight menilai bahwa arah ruble sangat bergantung pada bagaimana negosiasi berlanjut dan bagaimana sanksi dieksekusi ulang jika diperlukan.
Dalam skenario tersebut, beberapa sanksi mungkin dicabut atau diberi pengecualian, misalnya pembekuan aset bank sentral dalam dolar dan euro yang bisa memberi ruble ruang naik. Pasar akan menilai bagaimana kesepakatan akan menjaga kestabilan arus modal dan aliran investasi. Pembaca kami di Cetro menekankan bahwa perbaikan likuiditas dan ekspektasi nilai tukar bisa menjadi katalis utama pergerakan ruble.
Namun, extension sanksi secara otomatis dianggap sebagai proses formal ketimbang sinyal politik konkrit; peluang kebijakan nyata belum terkonfirmasi. Hingga ada perubahan nyata, pasar akan menimbang berbagai kemungkinan tanpa kepastian. Pasar terus mengamati langkah AS dan sekutu terkait negosiasi perdamaian untuk mencari isyarat lebih lanjut.
Para pembuat kebijakan AS tampaknya tidak mengeluarkan sanksi baru dalam beberapa bulan mendatang. Mereka juga menunjukkan minat untuk melihat Rusia berpartisipasi dalam format dewan perdamaian. Cetro Trading Insight mencatat bahwa langkah-langkah tersebut menambah dimensi kebijakan yang perlu dipertimbangkan oleh pasar.
AS terus memediasi lewat format trilateral dalam konflik Rusia-Ukraina, sehingga upaya damai tetap menjadi fokus utama. Upaya ini memperkaya peluang bagi ruble jika negosiasi membaik dan sanksi dapat dilonggarkan secara bertahap. Pasar menimbang bagaimana jeda langkah kebijakan itu dapat terkonversi menjadi sinyal harga.
Faktor-faktor politik dan kebijakan ekonomi akan menjadi penentu utama dalam jangka menengah. Secara umum, letak ruble terhadap dolar tergantung seberapa nyata kemauan internasional untuk mengubah tatanan sanksi. Cetro Trading Insight menilai bahwa jendela peluang terbuka selama negosiasi berjalan, meski jalannya masih belum pasti.
Mengingat adanya peluang positif, pasar perlu menilai bagaimana terobosan perdamaian akan tercermin dalam harga saat ini. Pergerakan ruble kemungkinan dipicu oleh perubahan kebijakan terkait sanksi utama dan aliran modal. Cetro Trading Insight menekankan bahwa dinamika kebijakan global menjadi sinyal utama bagi pelaku pasar.
Fokus utama bagi investor adalah kemungkinan penghapusan atau pengecualian sanksi kunci; tanpa tindakan tersebut, penguatan ruble berisiko terbatas. Analisis kami menilai bahwa pasar akan membutuhkan konfirmasi kebijakan sebelum tren bullish berlanjut. Risiko-nilai akan tetap rentan terhadap gejolak geopolitik meskipun ada kemajuan negosiasi.
Rasio risiko-imbalan untuk potensi pergerakan jangka menengah diperkirakan minimal 1:1.5 jika terjadinya terobosan. Timing dan konfirmasi kebijakan akan menjadi penentu utama, karena harga perlu menyesuaikan terhadap realisasi ekspansi sanksi. Karena tidak ada sinyal eksplisit dari artikel ini, rekomendasi trading tidak diberikan pada saat ini.