PTBA Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025: Transparansi BUMN yang Menguatkan Kepercayaan Publik
Menurut analisis Cetro Trading Insight, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) meraih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025 dengan skor 94,84, sebuah capaian yang mencuri perhatian pasar. Penghargaan ini bukan sekadar prestasi semata, melainkan bukti konkret bahwa perusahaan mengedepankan transparansi informasi kepada publik. Dalam dunia investasi yang semakin menuntut akuntabilitas, capaian ini menandakan bahwa PTBA berpeluang meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan dan menjaga reputasi sebagai badan usaha publik yang patuh pada regulasi.
Penilaian dilakukan untuk 312 badan publik oleh Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan, dengan kajian menyeluruh terhadap PPID, kualitas Daftar Informasi Publik (DIP), serta layanan permintaan informasi. Proses evaluasi berlangsung sejak Februari 2025 dan mencerminkan standar tinggi dalam tata kelola informasi publik. Dalam konteks perusahaan publik, mekanisme ini menjadi barometer bagi investor untuk menilai konsistensi PTBA dalam menyediakan informasi yang akurat, transparan, dan mudah diakses. Sebagai pembanding, harga emas perak sering dijadikan referensi volatilitas untuk investor dalam konteks pasar keuangan.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, pada seremoni yang digelar di Griya Agung. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya keterbukaan informasi bagi seluruh badan publik, dan bahwa tidak ada badan publik yang alergi terhadap keterbukaan informasi serta tidak ada pejabat yang menjadikan informasi sebagai alat kekuasaan. Pesan tersebut menjadi arahan bagi PTBA untuk terus meningkatkan tata kelola dan akses informasi bagi publik secara berkelanjutan, Array kebijakan informasi menjadi landasan operasional bagi langkah kebijakan berikutnya.
Penghargaan ini memiliki dampak langsung terhadap praktik Good Corporate Governance (GCG) PTBA. Praktik transparansi mendorong peningkatan tata kelola risiko dan akuntabilitas terhadap berbagai pemangku kepentingan, termasuk investor, karyawan, masyarakat sekitar, dan pemerintah. PTBA menegaskan bahwa transparansi informasi menjadi pondasi utama untuk menjaga reputasi dan keberlanjutan operasi di masa depan.
Penilaian menyoroti kualitas layanan permohonan informasi yang telah ditingkatkan melalui platform digital yang mudah diakses publik. Array kebijakan informasi dan tata kelola yang terintegrasi menjadi contoh bagi BUMN lain dalam menjaga kepercayaan publik. Investor pun dapat menilai kinerja PTBA secara lebih holistik, dengan memperhatikan dinamika harga emas perak sebagai indikator volatilitas pasar.
Corporate Secretary Eko Prayitno menyatakan bahwa penghargaan ini memotivasi PTBA untuk terus meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dan memperkuat kepercayaan publik. Dia menambahkan bahwa keterbukaan informasi adalah pondasi utama dalam membangun kepercayaan para pemangku kepentingan serta mendukung keberlanjutan perusahaan. Ke depan, PTBA berkomitmen menjaga keseimbangan antara kinerja bisnis dan tanggung jawab sosial serta lingkungan melalui laporan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang lebih transparan.
PTBA telah mengembangkan dan memperbarui sistem layanan informasi berbasis digital, memudahkan akses publik terhadap laporan tahunan, laporan keberlanjutan, kinerja operasional, serta program TJSL. Inisiatif ini mempercepat proses permintaan informasi dan meningkatkan akurasi data yang disajikan. Dalam konteks pasar dan kebijakan publik, Array kebijakan informasi diterapkan untuk menyelaraskan semua dokumen publik dengan standar GCG.
Transformasi digital ini bukan sekadar alat komunikasi, melainkan upaya untuk meminimalkan hambatan akses bagi publik. Semua informasi penting seperti laporan keuangan, kinerja operasional, serta program lingkungan hidup disajikan secara ramah pengguna. Keberlanjutan publik ini memperkuat posisi PTBA sebagai BUMN yang tidak hanya fokus pada kinerja bisnis, tetapi juga integritas dan pelayanan publik.
Ke depan, PTBA akan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan informasi publik serta memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan berkelanjutan. Perusahaan juga akan memperluas publikasi laporan TJSL dan laporan kinerja secara digital untuk menjangkau pemangku kepentingan yang lebih luas. Pemanfaatan teknologi dan tata kelola informasi yang lebih baik diharapkan mendorong kemitraan jangka panjang dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap PTBA. Harga emas perak membantu investor memantau risiko dan peluang di pasar komoditas sepanjang masa transisi energi.