USDCHF Rebound: Prospek The Fed, Warsh Nomination, dan Peluang Trading

USDCHF Rebound: Prospek The Fed, Warsh Nomination, dan Peluang Trading

Signal USD/CHFBUY
Open0.772
TP0.785
SL0.766
trading sekarang

Penunjukan Kevin Warsh sebagai kandidat pimpinan The Fed oleh Presiden Donald Trump menempatkan pasar pada posisi menilai arah kebijakan lebih hawkish daripada ekspektasi sebelumnya. Investor sempat khawatir bahwa Warsh akan mendorong langkah pelonggaran lebih kecil, namun respons awal pasar mengindikasikan persepsi berbeda yang menambah dimensi hawkish. Akhirnya, fokus investor beralih pada bagaimana Warsh akan memandu komunike kebijakan The Fed di masa mendatang.

Framing kebijakan The Fed pun menjadi lebih dinamis karena kandidat yang dipertimbangkan menunjukkan pandangan berbeda. Gubernur Fed Christopher Waller menegaskan bahwa pemotongan 25 basis poin pada pertemuan terakhir tidak tepat dan kebijakan seharusnya lebih dekat ke netral di sekitar 3%, bukannya rentang 3,50%-3,75%. Sementara itu, Presiden Fed Atlanta Bostic menekankan perlunya kesabaran dan bukti inflasi kembali ke target 2% sebelum langkah selanjutnya diambil.

Di pasar valuta asing, Indeks Dolar AS (DXY) berhasil rebound ke sekitar 96,94 setelah menyentuh level terendah empat tahun di sekitar 95,56. Dukungan bagi dolar juga datang dari data Harga Produsen (PPI) yang lebih kuat dari perkiraan, dengan PPI utama naik 0,5% secara MoM pada Desember dan PPI inti naik 0,7% MoM, serta laju tahunan masing-masing 3,0% dan 3,3%, memperkuat argumentasi bahwa tekanan inflasi tetap relevan bagi kebijakan moneter.

CHF tertekan terhadap USD saat pasar menilai prospek The Fed, dengan USDCHF diperdagangkan sekitar 0,7717 setelah rebound dari rendah mingguan di sekitar 0,7604. Pergerakan ini mencerminkan respons dolar yang lebih kuat terhadap narasi kebijakan hawkish dan persepsi bahwa risiko pelonggaran agresif bisa berkurang dalam waktu dekat.

Data inflasi produsen AS semakin menambah dorongan bagi dolar, dengan PPI umum naik 0,5% MoM pada Desember dan PPI inti naik 0,7% MoM, membawa pembacaan tahunan ke 3,0% dan 3,3% secara berurutan. Angka-angka ini meningkatkan tensi inflasi dan menguatkan pandangan bahwa The Fed mungkin tetap pada jalur kebijakan yang lebih restriktif daripada yang dibayangkan sebelumnya.

Komentar pejabat The Fed turut membentuk arah pasar: Waller menegaskan bahwa pemotongan 25 bp sebelumnya tidak tepat dan kebijakan tetap terlalu restriktif, sedangkan Bostic menekankan perlunya kesabaran dan bukti jelas bahwa inflasi kembali ke target. Secara garis besar, para trader menilai data ritel Swiss, PMI SVME Januari, dan PMI Manufaktur AS sebagai indikator kunci jelang pergerakan selanjutnya.

Implikasi Trading dan Strategi

Dari sisi analisis, sentimen hawkish terhadap Warsh memperkuat peluang bagi USDCHF menguat jika tren kebijakan The Fed bertahan. Asumsi ini sejalan dengan kemunculan tekanan pada dolar di tengah data inflasi yang tetap mendukung narasi kebijakan yang lebih ketat. Namun, volatilitas tetap tinggi karena dinamika kebijakan yang bisa berubah berdasarkan data ekonomi dan komentar pejabat Fed.

Rencana trading yang diusulkan adalah membuka posisi beli USDCHF pada harga sekitar 0,7717 dengan target keuntungan 0,7850 dan stop loss di 0,7660. Rasio risiko-keuntungan sekitar 2,3:1 memenuhi persyaratan minimal 1:1,5, selama eksekusi sesuai manajemen risiko. Strategi ini mengandalkan reaksi pasar terhadap data makro dan pernyataan pejabat The Fed yang cenderung mendukung haluan hawkish.

Namun, skenario dapat berubah jika data inflasi atau wacana kebijakan The Fed menunjukkan arah berbeda. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan memantau rilis data ritel Swiss, PMI manufaktur SVME untuk Januari, serta pernyataan para pejabat The Fed untuk menilai kelanjutan tren dolar dan menyiapkan penyesuaian posisi bila diperlukan.

broker terbaik indonesia