SELL
97.900
96.700
98.700
DXY adalah indeks dolar AS yang mengukur kekuatan mata uang AS terhadap sekeranjang mata uang utama dunia. Indeks ini sering dipakai sebagai tolok ukur likuiditas dan tekanan nilai tukar terhadap dolar. DXY bergantung pada pergerakan mata uang mitra dagang utama, terutama ketika volatilitas pasar meningkat.
Indeks ini dihitung oleh ICE Data Services menggunakan portofolio enam mata uang utama: euro, yen Jepang, pound sterling, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss. Komposisinya mengubah bagaimana tiap mata uang memberi kontribusi terhadap pergerakan DXY secara keseluruhan. Untuk trader, perubahan DXY sering menjadi sinyal bagi arah perdagangan dolar maupun aset terkait seperti emas dan minyak.
Pergerakan DXY dapat mengindikasikan perubahan sentiment global. Ketika dolar menguat, biasanya biaya pembiayaan global naik dan likuiditas dolar menambah tekanan pada pasar berisiko. Sebaliknya, kerap terjadi retracement ketika sentimen risk-on sedang meningkat.
Sentimen pasar memegang peran penting dalam arus modal menuju atau menjauh dari dolar. Pada saat risiko menurun, investor sering mencari aset berisiko menekan DXY turun. Sebaliknya, dalam suasana volatilitas tinggi, dolar cenderung terapresiasi sebagai saldo aman.
Bagi pembaca yang mencari analisa DXY hari ini, perhatikan keputusan kebijakan Federal Reserve dan data tenaga kerja terbaru. Keputusan atas suku bunga, langkah pengetatan neraca, dan pandangan terhadap inflasi akan memengaruhi ekspektasi pasar. Macam-macam indikator tersebut sering memicu geser arah DXY dalam perdagangan harian.
Harga imbal hasil US Treasury memegang peranan penting karena DXY berhubungan positif dengan yield jangka panjang. Ketika yield naik, dolar cenderung menguat karena durasi investasi yang lebih menarik. Faktor-faktor ini membuat dinamika DXY sangat berhubungan dengan pergerakan imbal hasil global.
Data ekonomi utama seperti CPI, NFP, dan pertumbuhan PDB menjadi pemicu utama pergerakan DXY. Rilis data yang mengejutkan bisa mengubah ekspektasi suku bunga dan arus modal ke dolar. Trader biasanya mengubah posisi saat angka-angka tersebut dirilis.
Geopolitik, neraca perdagangan, dan aliran modal internasional juga menjadi pemicu signifikan. Ketegangan regional atau perubahan kebijakan dagang dapat memicu lonjakan dolar jika investor menilai dolar sebagai aset pelindung nilai. Pergerakan DXY bisa mengikuti pola risk-off meskipun faktor fundamentalnya beragam.
Likuiditas pasar, jam perdagangan global, dan dinamika pasar berjangka juga berperan. Pelaku institusional sering menyesuaikan posisi dolar pada saat likuiditas tinggi, seperti sesi perdagangan Amerika. Perubahan tersebut dapat mempercepat tren DXY atau menyebabkan pembalikan singkat.
Menurut analisis terbaru dari Cetro Trading Insight, ekspektasi kemajuan perdamaian di Iran telah menjadi katalis utama rally obligasi global. Pasar menyerap kejutan geopolitik ini…
Read MoreIndeks dolar AS, yang mengukur nilai dolar terhadap enam mata uang utama, kembali menunjukkan kestabilan meski kemarin turun sekitar setengah persen. Pada perdagangan Asia hari ini…
Read MorePresiden Chicago Fed Austan Goolsbee menyatakan bahwa konflik AS–Iran berpotensi menjadi kejutan inflasi, namun belum berubah menjadi stagflasi. Ia menegaskan materi kebijaka…
Read MoreDXY melemah setelah tiga hari kenaikan, diperdagangkan sekitar 98,00 pada sesi Eropa. Pergerakan ini menarik perhatian karena berpotensi mengubah arah tren jangka pendek. Analisis…
Read MoreIndeks Dolar AS (DXY) turun lebih dari 0,7% pada perdagangan hari Rabu, mengikuti optimisme bahwa AS dan Iran bisa menyepakati kerangka kerja negosiasi. Pergerakan ini menambah rua…
Read MoreIndeks DXY berada pada titik infleksi, tercatat konsolidasi di kisaran 98-99 sejak pertengahan April setelah mundur dari reli pasca Operasi Epic Fury yang mencapai sekitar 100,64 p…
Read MoreAnalisis UOB menunjukkan indeks dolar DXY kembali mencatat kenaikan kecil pada sesi perdagangan terakhir, sejalan dengan jeda empat minggu gencatan di Timur Tengah. Pasar memandang…
Read MoreLaporan terbaru yang dirilis oleh BLS melalui JOLTS menunjukkan bahwa pembukaan pekerjaan di Amerika Serikat turun menjadi 6.866 juta pada bulan Maret, dibandingkan dengan 6.922 ju…
Read MoreIndeks DXY saat ini berada tepat di atas level moving average utama 100 hari (98.479) dan 200 hari (98.568). Level teknis ini berfungsi sebagai penghalang yang memperkecil ruang ba…
Read MoreArtikel ini disusun oleh Cetro Trading Insight, di mana narasi kebijakan moneter AS menjadi penentu arah dolar. Federal Reserve tetap menjaga sikap hawkish melalui pernyataan kebij…
Read More