BoE tidak melihat kolaps aktivitas: Pill tekankan inflasi inti mendasar dan stabilitas pertumbuhan Inggris

BoE tidak melihat kolaps aktivitas: Pill tekankan inflasi inti mendasar dan stabilitas pertumbuhan Inggris

trading sekarang

Menurut BoE, aktivitas ekonomi di Inggris tidak menunjukkan tanda-tanda keruntuhan. Kepala Ekonom Huw Pill menekankan bahwa indikator ke depan tidak mendukung kejadian tersebut. Pertumbuhan tetap positif meskipun tidak sangat dinamis, dengan komponen siklik yang cukup kuat. Hal ini memberi sinyal bahwa permintaan domestik masih berlanjut meski ada tantangan eksternal.

Analisis Pill menunjukkan bahwa inflasi inti masih berada di atas target 2%. Beliau menyatakan bahwa inflasi inti kemungkinan mendekati 2.5% daripada 2%, sebuah gambaran penting bagi bagaimana pasar tenaga kerja memicu penyesuaian harga. Skenario ini menempatkan perhatian pada bagaimana perusahaan menetapkan upah dan biaya operasional.

Pertumbuhan Inggris secara umum positif, tetapi dinamika tidak terlalu kuat. Ada komponen siklikal yang menonjol dalam pergerakan GDP jangka pendek. Pill juga menegaskan bahwa kita tidak melihat tanda-tanda kehilangan momentum aktivitas, meski ada hambatan pasokan yang memengaruhi pelonggaran output.

Fokus kebijakan tetap pada inflasi inti, karena ini mencerminkan harga barang dan jasa yang tidak terpengaruh volatilitas sementara. Data menunjukkan tekanan harga inti berada pada tingkatan yang lebih tinggi dari target 2%. Para analis menilai bahwa dinamika upah dan biaya operasional perusahaan berada dalam keseimbangan yang tidak sepenuhnya menahan laju inflasi.

Hambatan pasokan menjadi faktor penting yang menjelaskan kurangnya dinamika aktivitas. Menurut Pill, kendala ini cukup signifikan untuk memahami pergerakan output yang lebih lambat. Ketika pasokan tertahan, tekanan harga cenderung bertahan meski permintaan tidak melonjak.

Di sisi pasar tenaga kerja, kenaikan pengangguran tampaknya bersifat sebagian struktural. Hal ini berarti perubahan struktural dalam perekonomian Inggris dapat membentuk jalur pekerjaan selama beberapa periode ke depan. Para pembuat kebijakan perlu mempertimbangkan efek jangka panjang ini saat menilai langkah kebijakan selanjutnya.

Pernyataan Pill menambah nuansa kehati-hatian bagi keputusan kebijakan Bank of England. Meskipun tidak ada risiko kolaps aktivitas, bank sentral kemungkinan akan menjaga keseimbangan antara menahan inflasi dan mendukung pertumbuhan. Kebijakan akan didasari oleh data terhadap inflasi inti, pasar tenaga kerja, dan dinamika pasokan.

Pasar tenaga kerja yang cenderung memiliki komponen struktural menyebabkan ketidakpastian jalur kebijakan. Bank of England harus menimbang risiko jangka panjang terhadap produktivitas dan inflasi ketika memutuskan perubahan suku bunga. Ketidakpastian ini juga menuntut bahwa kebijakan yang diambil tidak terlalu agresif, untuk menjaga stabilitas finansial dan pertumbuhan berkelanjutan.

Kesimpulan bagi pelaku pasar adalah menjaga fokus pada faktor fundamental yang menggerakkan inflasi dan pertumbuhan. Dengan sinyal yang relatif stabil, strategi portofolio sebaiknya mempertimbangkan peluang di aset mata uang terkait GBP sambil menghindari ekspektasi pengetatan yang terlalu agresif. Seperti dinarasikan oleh Cetro Trading Insight, para pelaku pasar perlu memantau indikator ke depan untuk menilai pelonggaran atau pengetatan kebijakan.

broker terbaik indonesia