DEWA Selesaikan Buyback Rp950 Miliar; Harga Saham Melambung dan Likuiditas Terkerek

DEWA Selesaikan Buyback Rp950 Miliar; Harga Saham Melambung dan Likuiditas Terkerek

trading sekarang

DEWA menutup program buyback saham senilai Rp950 miliar, menandai momentum positif bagi perusahaan dan para pemegang saham. Langkah ini juga mencerminkan ketahanan likuiditas perusahaan di tengah dinamika sektor tambang batu bara. Menurut analisis Cetro Trading Insight, aksi ini merupakan sinyal positif terhadap tata kelola perusahaan dan alokasi modal.

DEWA melaporkan pembelian kembali sebanyak sekitar 1,64 miliar saham di pasar reguler. Jumlah ini setara dengan 4,03% dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan. Transaksi buyback dilakukan tanpa RUPS, mengikuti kebijakan POJK 13/2023 yang diterapkan pada 2025.

Harga rata-rata akuisisi tercatat Rp579,69 per saham. Rencana buyback diumumkan pada pertengahan November 2025 dan telah selesai lebih cepat dari jadwal awal 19 Februari 2026. Pembiayaan sepenuhnya berasal dari kas internal perseroan.

Hingga 30 September 2025, posisi kas dan setara kas DEWA berada di Rp1,17 triliun, menunjukkan kemampuan perusahaan membiayai buyback tanpa pinjaman. Alokasi dana buyback awalnya dipaparkan mencapai Rp1,7 triliun, namun kemudian dipangkas menjadi Rp950 miliar, menyesuaikan kebutuhan kas perusahaan. Pembiayaan buyback sepenuhnya berasal dari kas internal, tanpa sumber dana eksternal, sehingga langkah ini memperkuat manajemen likuiditas sekaligus menjaga rencana operasional.

Pembiayaan buyback sepenuhnya berasal dari kas internal, tanpa sumber dana eksternal. Keputusan penyesuaian alokasi dana buyback mencerminkan prioritas menjaga likuiditas sambil tetap mendukung ekspansi operasional. Transaksi ini menjaga posisi likuiditas tetap sehat tanpa mengorbankan kemampuan operasional DEWA.

Transaksi buyback dilakukan sepenuhnya dari kas internal perseroan, sesuai kebijakan internal dan regulasi yang berlaku. Pembelajaran dari langkah ini menunjukkan manajemen menjaga fleksibilitas modal sambil menguatkan kepercayaan investor. Kondisi arus kas DEWA dinilai cukup untuk mendukung rencana jangka pendek maupun ekspansi di masa mendatang.

Imbas pada Harga Saham dan Prospek Pasar

Harga saham DEWA ditutup menguat 9,73% menjadi Rp620 pada Jumat sore. Hal ini mencerminkan respons positif pasar terhadap langkah buyback yang dilakukan perusahaan. Dalam 12 bulan terakhir, saham ini telah melonjak lebih dari 460%, membentuk tren yang kuat.

Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar yang membesar memperkaya likuiditas perdagangan dan menarik minat investor institusional. Analis memperkirakan bahwa buyback akan memberikan sinyal positif terhadap tata kelola perusahaan dan kemampuan menghasilkan arus kas. Investor akan menilai berlanjutnya momentum ini lewat rilis laporan keuangan dan data operasional berikutnya.

Setelah buyback selesai, fokus pasar kini beralih pada kinerja operasional DEWA dan potensi kontrak proyek tambang. Kelola arus kas internal yang kuat menambah kepercayaan terhadap kemampuan perusahaan membiayai rencana ekspansi tanpa mengorbankan likuiditas. Secara teknikal, pergerakan harga bisa mengalami konsolidasi atau lanjut jika sentimen pasar tetap positif dan investor menyerap peluang tersebut.

broker terbaik indonesia