DBS Group Research memperkirakan ekspor Taiwan pada Januari akan mencatat pertumbuhan dua digit. Base rendah dari tahun sebelumnya dan permintaan global yang didorong AI menjadi pendorong utama. Pemulihan inventori di sektor semikonduktor dan ICT turut memperkuat momentum ekspor.
Pesanan ekspor dan produksi industri juga diperkirakan rebound dengan momentum yang kuat di Januari. Faktor base year yang rendah berperan dalam percepatan pertumbuhan dua digit tersebut. Selain itu, pemulihan inventori di sektor terkait memperkuat jalur pasokan dan memperkaya prospek produksi.
Permintaan AI global yang berlanjut menjadi motor utama bagi sentimen ekspor Taiwan. Selain itu, restocking di rangkaian pasokan semikonduktor menambah dukungan terhadap output industri. Secara keseluruhan, kombinasi faktor ini meningkatkan prospek dekat bagi sektor eksternal Taiwan.
Inflasi CPI Taiwan diproyeksikan naik di atas 1,5 persen pada Februari dibanding bulan sebelumnya. Lonjakan ini dipicu terutama oleh harga makanan dan layanan selama periode liburan Imlek. Proyeksi ini sejalan dengan revisi terbaru terhadap prospek 2026 yang lebih tinggi.
Otoritas statistik nasional juga telah merevisi naik proyeksi pertumbuhan PDB 2026 menjadi 7,7 persen dan inflasi CPI menjadi sekitar 1,7 persen. Pergerakan harga yang lebih tinggi meningkatkan tekanan terhadap biaya hidup dan menambah volatilitas pasar keuangan domestik.
Meskipun tekanan inflasi jangka pendek meningkat, prospek pertumbuhan 2026 tetap kuat. Investor perlu memantau respons kebijakan serta bagaimana pasar merespon perubahan biaya hidup selama liburan. Kondisi ini menyiratkan tantangan bagi kebijakan moneter di masa mendatang.
Prospek 2026 didorong oleh revisi GDP menjadi 7,7 persen dan CPI sekitar 1,7 persen. Permintaan AI global dan rencana restocking di sektor chip menjadi motor utama di balik revisi tersebut. Dampaknya terlihat pada stabilitas ekspor dan prospek produksi Taiwan. Secara keseluruhan, para analis menilai skenario jangka menengah positif untuk aktivitas ekonomi.
Para investor sebaiknya memantau dinamika inflasi dan tekanan biaya hidup yang bisa mempengaruhi kebijakan moneter. Kaitan dengan pasokan semikonduktor menambah volatilitas namun juga peluang bagi perusahaan teknologi. Risiko eksternal tetap ada, namun fondasi internal Taiwan tetap kuat.
Bagi pembaca yang berinvestasi, pendekatan fokus pada data rilis makro dan siklus AI bisa lebih relevan daripada spekulasi jangka pendek. Memperhatikan tanda-tanda permintaan global membantu menilai arah ekspor dan produksi di kuartal mendatang. Strategi yang terukur dapat mendukung keputusan investasi yang lebih bijak.