Sinyal

BUY

Open

63.500

Take Profit

65.000

Stop Loss

62.500

WTI, West Texas Intermediate, merupakan patokan harga minyak mentah di pasar global. Kontrak futures WTI diperdagangkan di NYMEX dan memiliki likuiditas tinggi. Profilnya dipengaruhi oleh produksi shale di AS, inventori minyak, dan dinamika permintaan global.

Dalam konteks trading, kontrak WTI memiliki tanggal kedaluwarsa tertentu dan ukuran kontrak standar. Investor institusional sering menggunakan WTI untuk hedging risiko energi. Volatilitasnya bisa meningkat saat rilis data persediaan mingguan, meskipun tren jangka panjang dipengaruhi oleh kebijakan output OPEC.

Secara teknis, WTI menunjukkan level support dan resistance yang relevan di area tertentu. Investor juga melihat kurva forward dan pasar opsi untuk memahami ekspektasi volatilitas. Keterkaitan dolar AS dan imbal hasil obligasi AS turut mempengaruhi pergerakan WTI.

Sentimen saat ini dipengaruhi oleh data permintaan global, terutama di Asia, dan kecemasan terhadap inflasi. analisa WTI hari ini sering memicu reaksi pasar jika data produksi atau persediaan mengecewakan ekspektasi. Sinyal lainnya berasal dari pernyataan bank sentral dan perubahan imbal hasil obligasi.

Berita geopolitik, persediaan minyak, serta prospek pemulihan ekonomi memotong arah pasar. Laporan inventori EIA atau API sering memicu pergerakan intraday yang signifikan. Investor memantaunya untuk menyusun strategi trading jangka pendek.

Sentimen risk-on atau risk-off dapat mempengaruhi likuiditas kontrak WTI berdaya saing tinggi. Pesan dari bank sentral global turut mengubah ekspektasi permintaan energi. Analisis sentimen juga memasukkan volatilitas pasar opsi untuk menilai risiko.

Faktor utama melibatkan produksi AS, produksi OPEC, serta keputusan pemotongan atau penambahan pasokan. Data rig count dan capex sektor energi AS mempengaruhi ekspektasi pasokan jangka menengah. Sinyal persediaan minyak nasional dan global juga memainkan peran penting dalam pergerakan harga.

Kebijakan moneter dan nilai tukar dolar AS memicu dampak pada biaya penyimpanan minyak dan biaya peluang. Peristiwa geopolitik di wilayah produsen utama dapat menyebabkan lonjakan volatilitas harga. Perubahan harga minyak mentah juga dipengaruhi oleh dinamika energi alternatif dan fluktuasi permintaan industri.

Selain itu, faktor musiman mengubah permintaan energi musiman, seperti musim pemanas atau musim dingin di belahan utara. Sentimen investor terhadap risiko geopolitik sering berdampak pada likuiditas WTI. Melihat indikator teknikal seperti moving average membantu menginterpretasikan sinyal tren jangka pendek.

  • 02 Feb 2026

Trump Harap Kesepakatan dengan Iran, Pasar Minyak Reaksi Turun

Presiden AS Donald Trump menyatakan pada akhir pekan bahwa AS berharap bisa mencapai kesepakatan dengan Iran meski ada peringatan dari Pemimpin Tertinggi Iran mengenai risiko konfl…

Read More
WTI Minyak Mentah Menguat Dipicu Ketegangan Iran dan Cuaca Dingin: Analisa Cetro Trading Insight
  • 02 Feb 2026

WTI Minyak Mentah Menguat Dipicu Ketegangan Iran dan Cuaca Dingin: Analisa Cetro Trading Insight

Harga minyak mentah melaju dengan momentum kuat, menandai kenaikan mingguan terbesar sejak Oktober berkat spekulasi aksi militer AS terhadap Iran. Ketegangan geopolitik ini memicu…

Read More
OPEC+ Pertahankan Produksi Minyak untuk Maret; WTI Turun 2,8%
  • 02 Feb 2026

OPEC+ Pertahankan Produksi Minyak untuk Maret; WTI Turun 2,8%

OPEC+ setuju untuk mempertahankan output minyaknya tidak berubah untuk bulan Maret dalam pertemuan yang berlangsung pada hari Minggu. Keputusan ini mencerminkan komitmen tingkat ti…

Read More
  • 30 Jan 2026

WTI Dekati US$64: Pasokan Global Tembus Permintaan, Dolar Menguat, dan Ancaman Geopolitik Iran

Harga minyak mentah WTI turun mendekati US$64 pada pembukaan sesi Eropa, tertekan oleh kekhawatiran pasokan berlebih dan kekuatan dolar AS. Para pelaku pasar juga menilai bahwa out…

Read More
WTI Stabil di Jalur Kenaikan Bulanan Didukung Risiko Geopolitik
  • 30 Jan 2026

WTI Stabil di Jalur Kenaikan Bulanan Didukung Risiko Geopolitik

Harga minyak WTI berada di sekitar $64 per barel setelah tiga hari kenaikan, namun tetap berada di jalur kenaikan bulanan sekitar 12%. Pasar didorong oleh premi risiko geopolitik y…

Read More
WTI Menguat Didampingi Ketegangan AS-Iran dengan Dukungan Teknis yang Meningkat
  • 29 Jan 2026

WTI Menguat Didampingi Ketegangan AS-Iran dengan Dukungan Teknis yang Meningkat

WTI berhasil memangkas keuntungan intraday setelah mencapai tertinggi empat bulan di sekitar $66,25. Ketegangan geopolitik antara AS dan Iran menambah premi risiko pada pasar minya…

Read More
  • 29 Jan 2026

WTI Capai Tertinggi Empat Bulan Didukung Ketegangan AS-Iran dan Penurunan Persediaan

WTI menanjak menuju level tertinggi empat bulan didorong oleh meningkatnya kekhawatiran gangguan pasokan seiring eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Selain itu, pe…

Read More
  • 29 Jan 2026

WTI Capai Level Tertinggi Empat Bulan Dekat $63,60 Didukung Penurunan Stok EIA dan Ketegangan Geopolitik

Harga WTI bergerak mendekati level tertinggi empat bulan, sekitar 63,60 per barel pada pembukaan sesi Asia Kamis. Data EIA menunjukkan stok minyak mentah di AS mengalami penurunan…

Read More
Harga Minyak Dunia Tahan di Level Tertinggi 4 Bulan, Analisis Dampak Global dan Peluang Pasar
  • 29 Jan 2026

Harga Minyak Dunia Tahan di Level Tertinggi 4 Bulan, Analisis Dampak Global dan Peluang Pasar

Harga minyak dunia bertahan di level tertinggi empat bulan didorong oleh ketatnya pasokan global dan permintaan yang tetap kuat. Penurunan produksi OPEC+ memberikan dukungan pada h…

Read More
  • 28 Jan 2026

Analisis Pasar Minyak: Geopolitik Venezuela, Persediaan, dan Potensi Pergerakan WTI

Bob Savage, Kepala Strategi Makro Pasar BNY, menekankan bahwa persediaan minyak dan bensin sangat penting karena pasar sedang mengantisipasi potensi penembusan harga. Dinamika inve…

Read More
broker terbaik indonesia